Presiden Tunisia Umumkan Akhiri Koalisi dengan Ennahda
-
Presiden Tunisia, Beji Caid Essebsi
Presiden Tunisia, Beji Caid Essebsi mengumumkan berakhirnya koalisi antara dirinya dengan Gerakan Ennahda pimpinan Rached Ghannouchi.
Sputinik melaporkan bahwa Beji Caid Essebsi Senin (24/9) malam mengungkapkan bahwa hubungan dirinya dengan Ennahda berakhir dan ini yang putuskan gerakan tersebut. Saat ini menurutnya Ennahda telah berpisah dengan dirinya dan memilih jalannya sendiri.
Presiden Tunisia juga menyebut hubungannya dengan pemimpin Ennahda cukup baik. Tapi ia menandaskan bahwa urusan negara lebih besar dari sekedar hubungan persahabatan tersebut.
Essebsi juga mengatakan bahwa masalah tidak dapat diselesaikan kecuali dengan dialog dan selama lima tahun kesepakatan dengan Ennahda, secara relatif hasilnya mulai tampak meski mengaku harus membayar kedekatan ini.
Seraya mengisyaratkan transformasi terbaru negaranya, Essebsi mengingatkan bahwa Gerakan Ennahda juga bertanggung jawab atas apa yang terjadi di negara ini.
Ia mengisyaratkan kinerja partainya dan menandaskan dirinya tidak puas atas apa yang tengah terjadi di Partai Nidaa Tounes. Terkait pengumuman mogok massal oleh Serikat Buruh sebagai organisasi penting dan berpengaruh di negara ini mengatakan bahwa dewasa ini serikat buruh tidak dapat diabaikan dan ia mengaku akan membantu serikat ini terkait tuntutan legal mereka.
Sejak krisis pada bulan Agustus 2013, kesepakatan antara Essebsi dan Gerakan Ennahda dimulai dan hubungan ini semakin meluas dengan adanya dukungan dari kedua partai serta penunjukan Essebsi sebagai presiden Tunisia pada tahun 2015. (MF)