Khashoggi Diyakini Dibunuh di Konsulat Saudi
https://parstoday.ir/id/news/world-i62728-khashoggi_diyakini_dibunuh_di_konsulat_saudi
Pemerintah Turki yakin bahwa wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi tewas dibunuh di dalam kator Konsulat Arab Saudi di Istanbul. Jurnalis itu menghilang empat hari lalu setelah memasuki konsulat tersebut.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Okt 07, 2018 14:33 Asia/Jakarta
  • Misteri hilangnya wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi.
    Misteri hilangnya wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi.

Pemerintah Turki yakin bahwa wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi tewas dibunuh di dalam kator Konsulat Arab Saudi di Istanbul. Jurnalis itu menghilang empat hari lalu setelah memasuki konsulat tersebut.

Khashoggi hilang sejak dia pergi ke Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki pada Selasa sore, 2 Oktober 2018. Selama ini, Jamal kritis terhadap berbagai kebijakan pemerintah Arab Saudi.

Jamal mendatangi kantor konsulat Arab Saudi untuk mendapatkan dokumen-dokumen resmi untuk persiapan pernikahannya dengan Hatice (36), sang tunangan yang berkebangsaan Turki itu.

"Penilaian awal polisi Turki adalah bahwa Khashoggi telah tewas di dalam konsulat Arab Saudi di Istanbul. Kami percaya bahwa pembunuhan itu direncanakan dan mayat itu kemudian dipindahkan dari konsulat," kata seorang pejabat Turki yang berbicara dalam kondisi anonim kepada kantor berita Reuters, yang dilansir Minggu (7/10/2018).

Pembunuhan itu diduga karena kritiknya yang keras terhadap rezim Saudi. Dia memasuki konsulat Saudi di Istanbul pada hari Selasa sore dan sejak itu tak diketahui keberadaannya.

Sebelumnya pada hari Sabtu, sumber di Turki mengatakan kepada Al Jazeera bahwa delegasi yang terdiri dari 15 pejabat Arab Saudi tiba di Turki pada hari Khashoggi menghilang.


"Para pejabat Saudi terbang ke Istanbul dengan dua penerbangan yang berbeda pada hari Selasa," kata sumber tersebut. Namun sumber itu tidak bisa memastikan apakah delegasi itu terdiri dari pejabat keamanan atau diplomatik.

Sebelumnya, otoritas Turki memperluas penyelidikannya atas hilangnya Khashoggi setelah Riyadh mengklaim wartawan itu sudah keluar dari kantor konsulat sejak hari Selasa.

Partai berkuasa Turki, Partai AK, menyatakan bahwa kasus hilangnya Khashoggi merupakan kasus sensitif. Partai tersebut menuntut pengungkapan kasus itu secara rinci.

"Kondisi wartawan yang hilang, rincian tentang dia dan siapa yang bertanggung jawab atas hal ini akan terungkap," kata juru bicara Partai AK, Omer Celik, kepada wartawan pada pertemuan puncak partai yang dipimpin Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Pada hari Jumat, Kementerian Luar Negeri Turki memanggil duta besar Arab Saudi untuk Ankara atas masalah ini.

Selama ini Khashoggi gencar mengkritik berbagai kebijakan Kerajaan Arab Saudi termasuk blokade terhadap Qatar. Wartawan itu selama lebih dari setahun tinggal di pengasingan di Amerika Serikat.

Dalam tulisannya untuk Washington Post, dia mengecam kebijakan Saudi terhadap Qatar dan Kanada, perang di Yaman, dan penindasan terhadap perbedaan pendapat dan media di kerajaan tersebut.