Rusia, Cina dan Korut Desak Revisi Sanksi anti Pyongyang
-
Sanksi Korea Utara
Rusia, Cina dan Korea Utara di statemen bersama menuntut peninjauan ulang Dewan Keamanan PBB terkait sanksi anti Pyongyang.
Sputnik mengutip Deplu Rusia melaporkan, berdasarkan statemen bersama yang dirilis Rabu (10/10), Moskow, Beijing dan Pyongyang mendukung ide dialog antara AS, Cina, Korut dan Korsel terkait kondisi Semenanjung Korea.
Tiga negara di statemen bersamanya menekankan, Dewan Keamanan PBB harus memulai proses revisi sanksi anti Pyongyang.
Perundingan AS dengan Korut dimulai sejak beberapa waktu lalu dan dalam hal ini Menlu AS Mike Pompeo beberapa kali bertemu dengan petinggi Pyongyang. Sementara itu, Pemimpin Korut Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump juga telah bertemu di Singapura dan mencapai kesepakatan terkait pelucutan senjata nuklir Korut.
Meski demikian petinggi Korut mengumumkan bahwa AS sampai saat ini tidak menjalankan komitmennya terkait perundingan Singapura. (MF)