Front al-Nusra Ingin Rusak Kesepakatan Demiliterisasi di Idlib
https://parstoday.ir/id/news/world-i63962-front_al_nusra_ingin_rusak_kesepakatan_demiliterisasi_di_idlib
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova mengatakan kesepakatan zona bebas senjata di Provinsi Idlib, Suriah belum sepenuhnya terlaksana karena teroris masih melancarkan serangan.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Nov 09, 2018 13:02 Asia/Jakarta
  • Maria Zakharova.
    Maria Zakharova.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova mengatakan kesepakatan zona bebas senjata di Provinsi Idlib, Suriah belum sepenuhnya terlaksana karena teroris masih melancarkan serangan.

Zakharova dalam konferensi pers hari Kamis (8/11/2018) seperti dilansir Sputniknews, menambahkan Front al-Nusra dan kelompok teroris lain di Idlib sedang menciptakan hambatan dan berusaha menggagalkan kesepakatan demiliterisasi.

“Kelompok-kelompok teroris terus menargetkan pasukan pemerintah Suriah di selatan Idlib dan barat laut Provinsi Hama,” ujarnya.

Rusia dan Turki pada 17 September 2018 menandatangani kesepakatan untuk membentuk zona demiliterisasi di Idlib sejauh 15 hingga 20 kilometer di sepanjang garis kontak antara militer Suriah dan teroris.

Teroris Front al-Nusra.

Mengenai situasi di kota Raqqa, Zakharova menuturkan kegiatan rekonstruksi sama sekali belum dimulai di kota tersebut dan ini berbeda dengan klaim yang disampaikan oleh lembaga-lembaga non-pemerintah Barat.

Setelah koalisi internasional anti-Daesh pimpinan AS mengevakuasi para teroris Daesh dari Raqqa, mereka kemudian menyerang kota itu habis-habisan dan 85 persen dari Raqqa hancur total akibat serangan koalisi. (RM)

https://www.facebook.com/Pars-Today-Indonesian-1156233977743802/

https://twitter.com/parstodayid

https://www.youtube.com/channel/UCGAV0ywuXz5uNpkUnYsWuvg

https://www.instagram.com/parstodayindonesia/