Darurat Militer di Mindanau Diperpanjang Setahun
-
Tentara Filipina
Filipina memperpanjang darurat militer di wilayah Mindanao selama 12 bulan hingga akhir 2019 mendatang.
CNN melaporkan, keputusan ini tercapai setelah parlemen Filipina melakukan pemungutan suara hari Rabu (12/12) mengenai perpanjangan darurat militer ini dengan hasil suara mendukung 235 dan 28 menentang.
Presiden Filipina Rodrigo Duterte langsung mengapresiasi keputusan tersebut melalui suratnya yang dilayangkan kepada Kongres negara ini.
Duterte mengklaim dirinya menjamin hak-hak dan kebebasan sipil akan tetap dilestarikan di bawah undang-undang darurat militer.
Ia mengumumkan situasi darurat militer pada Mei 2017, ketika terjadi bentrokan antara militer dan kelompok teroris Maute yang berafiliasi dengan Daesh.
Kubu oposisi menilai perpanjangan darurat militer ini tidak adil, karena tak ada lagi pemberontakan yang harus diredam. (PH)