Beijing Minta Tokyo tidak Pertajam Konflik di Laut Cina Timur
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, memperingatkan pemerintah Jepang untuk tidak mengeluarkan pernyataan yang tidak bertanggung jawab tentang konflik maritim di Laut Cina Timur.
Lu Kang seperti dikutip IRNA, Senin (18/4/2016) menyoroti ketegangan di Laut Cina Timur, dan mengatakan komentar yang tidak bertanggung jawab oleh para pejabat Tokyo terkait pulau-pulau sengketa akan memperburuk hubungan kedua negara.
Ia juga mengkritik penerbitan buku pelajaran baru yang membantah klaim-klaim Cina atas kepemilikan sejumlah pulau di Laut Cina Timur. Dia menilai langkah tersebut ilegal.
"Pemerintah Cina siap untuk melakukan perundingan dan menyampaikan sikapnya dalam hal ini," tegas Lu Kang.
Ia menandaskan bahwa jika Jepang mengaku mementingkan stabilitas regional, maka alangkah baiknya mereka membuktikan itu dalam tindakan.
Perseteruan antara Beijing dan Tokyo selama beberapa tahun terakhir meningkat terkait kepemilikan Kepulauan Senkaku atau Diaoyu. Jepang juga mendukung sikap Filipina, Brunei, Malaysia dan Vietnam di Laut Cina Selatan.
Negara-negara tersebut juga terlibat sengketa dengan Cina menyangkut kepemilikan dan hak ekspoitasi kekayaan alam di Laut Cina Selatan. (RM)