Rusia dan Uni Eropa ingin Hubungan Dagang Menggunakan Euro
-
Bendera Uni Eropa dan Rusia
Wakil menteri luar negeri Rusia mengatakan negara ini dengan kepala-kepala negara Uni Eropa tengah berencana untuk menggunakan euro dalam pertukaran dagang mereka.
Menurut laporan IRNA, Alexander Pankin, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia menyinggung bahwa negaranya akan memperhatikan kemungkinan menggunakan euro dengan Eropa. dikatakannya, "Pembicaraan-pembicaraan ini dilakukan dengan tujuan mengurangi kebergantungan terhadap dolar."
"Masih belum jelas apakah perdagangan dengan menggunakan euro antara Rusia dan UE akan dimulai pada 2019," tambah Alexander Pankin.
Perdagangan antara Rusia dan Uni Eropa akan mencapai sekitar 300 miliar euro sebelum 2014, tetapi sejak tahun itu, dengan diterapkannya sanksi Eropa dan Amerika Serikat terhadap Rusia akibat ketegangan dengan Ukraina, tingkat perdagangan Rusia dan Uni Eropa mengalami penurunan.
Uni Eropa telah menetapkan serangkaian sanksi keuangan dan ekonomi anti-Rusia dalam mengejar kebijakan AS sejak 2014 dan menuduh keterlibatan Rusia dalam konflik Ukraina timur yang menyebabkan reaksi timbal balik Moskow.
Pemisahan Semenanjung Krimea dari Ukraina dan bergabungnya ke Rusia pada 2014, menurut hasil jajak pendapat, telah meningkatkan dua kali lipat ketegangan antara Rusia dan Barat.