Bawa Peluru Mortir, Pegawai Kedubes AS Ditangkap di Moskow
-
bandara internasional Sheremetyevo
Kementerian Luar Negeri Rusia meminta penjelasan Deplu Amerika Serikat terkait tindakan salah seorang pegawai kedutaan besar negara itu yang mencoba membawa peluru mortir dalam kopernya di bandara Moskow.
Kantor berita Sputnik (9/3/2019) melaporkan, Kemenlu Rusia menyebut tindakan pegawai kedubes Amerika yang membawa peluru mortir di bandara internasional Sheremetyevo, Moskow, sebagai aksi provokatif.
Salah seorang pejabat Kemenlu Rusia mengatakan, sepertinya Amerika ingin menguji kemampuan keamanan Rusia bukan hanya dari luar dengan mengirim kapal perang dan jet tempurnya ke perbatasan kami, tapi juga dari dalam dengan memanfaatkan pegawai kedubesnya.
Akhirnya pegawai kedubes Amerika itu diizinkan terbang ke New York dan meninggalkan Rusia dengan aman tanpa membawa serta peluru mortir tersebut. (HS)