Setelah Trump, Macron pun Inginkan Kesepakatan Baru dengan Iran
https://parstoday.ir/id/news/world-i71392-setelah_trump_macron_pun_inginkan_kesepakatan_baru_dengan_iran
Presiden Perancis Emmanuel Macron mengatakan, Paris dan Washington menghendaki perundingan terkait sebuah kesepakatan baru dan detail dengan Republik Islam Iran.
(last modified 2026-03-03T12:27:30+00:00 )
Jun 27, 2019 10:48 Asia/Jakarta
  • Macron dan Trump
    Macron dan Trump

Presiden Perancis Emmanuel Macron mengatakan, Paris dan Washington menghendaki perundingan terkait sebuah kesepakatan baru dan detail dengan Republik Islam Iran.

Emmanuel Macron Rabu (26/06) dalam wawancaranya dengan televisi NHK Jepang menjelaskan, dirinya setuju dengan pendapat Presiden AS Donald Trump untuk mencegah Iran menggapai senjata nuklir, namun terkadang ia tidak setuju dengan metode Trump.

 

"Tensi, sanksi beruntun, pergerakan dan pengokohan militer sebuah langkah yang sangat berbahaya, karena akan mengacaukan kawasan serta dapat memicu respon keras," papar Macron.

Iran dan JCPOA

Macron menjelaskan, kini semua pihak harus menemukan solusi bagi perundingan, di mana dalam waktu singkat tidak ada yang akan kehilangan wajah dan terbuka peluang saling percaya.

 

Presiden AS 8 Mei 2018 keluar dari JCPOA dan mengklaim kesepakatan nuklir ini tidak sempurna serta isu rudal dan kehadiran Iran di kawasan harus dicantumkan dalam kesepakatan nuklir.

 

Sementara itu, Republik Islam Iran saat menjawab klaim AS dan sejumlah negara Eropa berulang kali menekankan tidak akan berunding kembali soal JCPOA dan tidak akan membuka rahasia pertahanan dan rudalnya kepada pihak lain.

 

Negara-negara Eropa di JCPOA termasuk Perancis, kini setahun pasca keluarnya AS dari kesepakatan nuklir dan ketidakmampuan mereka dalam menjalankan komitmennya, mulai berbicara mengenai kesepakatan baru di mana hal ini menunjukkan ketergantungan Eropa terhadap Amerika Serikat. (MF)