Korut kembali Uji Coba Rudal
-
Rudal Korut (dok)
Korea Selatan Rabu (02/10) dini hari waktu setempat mengkonfirmasi penembakan sejumlah rudal oleh Korea Utara.
IRNA melaporkan, staf gabungan militer Korea Selatan mengumumkan, Korea Utara menembakkan sejumlah "proyektil tak dikenal" dari kota pelabuhan Wonsan ke arah timur.
Ini merupakan uji coba kesembilan rudal Korut pasca pertemuan Kim Jong un dan Presiden AS Donald Trump pada 30 Juni lalu di Zona Demiliterisasi dua Korea.
Korut sejak beberapa bulan lalu, sebelum dimulainya perundingan pelucutan senjata nuklir dengan Amerika, menghentikan uji coba nuklir dan rudalnya. Namun setelah kegagalan perundingan ini, Pyongyang mulai meningkatkan program rudal dan nuklirnya.
Perundingan antara Washington dan Pyongyang terkait program rudal dan nuklir Korut dihentikan pasca pertemuan Trump dan Kim bulan Februari lalu di Vietnam, namun Pyongnya hari Selasa mengumumkan terhitung Sabtu pekan depan, perundingan dengan Washington terkait isu ini akan dimulai.
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong un dan Presiden AS Donald Trump lebih dari satu tahun lalu telah bertemu tiga kali.
Di pertemuan pertama pada 12 Juni 2018 di Singapura, kedua pihak menandatangani dokumen yang menyebutkan Pyongyang akan melucuti secara penuh senjata nuklirnya dan Amerika komitmen menjamin keamanan Korea Utara.
Meski demikian Amerika tidak mengambil langkah praktis sesuai dengan kesepakatan Singapura dan hal ini memicu protes dari Korea Utara.
Korut menyebut arogansi dan tidak komitmennya Amerika terhadap janjinya sebagai faktor utama kegagalan perundingan kedua negara.(MF)