Rusia: Pasukan AS Kembali Kontrol Ladang Minyak Suriah
https://parstoday.ir/id/news/world-i75211-rusia_pasukan_as_kembali_kontrol_ladang_minyak_suriah
Deputi Menteri Luar Negeri Rusia menilai kembalinya pasukan Amerika Serikat mengontrol ladang-ladang minyak Suriah di timur Sungai Eufrat dilakukan semata-mata demi kepentingan ekonomi.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Nov 01, 2019 15:06 Asia/Jakarta
  • Sergei Ryabkov
    Sergei Ryabkov

Deputi Menteri Luar Negeri Rusia menilai kembalinya pasukan Amerika Serikat mengontrol ladang-ladang minyak Suriah di timur Sungai Eufrat dilakukan semata-mata demi kepentingan ekonomi.

Fars News (1/11/2019) melaporkan, Sergei Ryabkov dalam wawancara dengan stasiun televisi Intefax menegaskan, Moskow mengumumkan ketidakpuasannya terkait langkah Amerika mengontrol kembali ladang-ladang minyak di timur Sungai Eufrat, Suriah dan sudah menyampaikannya kepada pejabat Gedung Putih.
 
Menurut Ryabkov, kembalinya Amerika mengontrol ladang-ladang minyak Suriah dilakukan semata-mata untuk kepentingan ekonomi.
 
Seiring dimulainya operasi militer Turki di utara Suriah, Presiden Amerika memerintahkan penarikan mundur pasukan negara itu, namun Washington melakukan hal mengejutkan dengan mengirim kembali 500 tentara ke utara Suriah.
 
Surat kabar Amerika, The New York Times mengutip sumber Kurdi dan Amerika menulis, saat ini sekitar 500 tentara Amerika yang sebagian besar pasukan elit, sudah ditempatkan di Suriah, dan jumlah mereka akan mencapai 1000 orang.
 
Pada hari Kamis (31/10) sekelompok pasukan Amerika kembali ke wilayah-wilayah Suriah yang baru saja ditinggalkannya, dan mulai melakukan patroli. (HS)