Kemenlu Tajikistan Mengkritik Laporan Hak Asasi Manusia AS
-
Gedung Kemenlu Tajikistan
Kementerian Luar Negeri Tajikistan telah mengkritik laporan Kementerian Luar Negeri AS baru-baru ini tentang situasi hak asasi manusia di negara itu sebagai laporan politik yang jauh dari kenyataan.
Menurut laporan Tasnim, Kementerian Luar Negeri Tajikistan dalam sebuah pernyataan hari Sabtu, 14 Maret, mengatakan bahwa laporan AS tentang situasi hak asasi manusia Tajikistan, selain mencampuri urusan dalam negeri negara merdeka, juga dipersiapkan untuk memengaruhi kebijakan dalam negeri dan luar negeri negara-negara lain dan melanggar standar hukum internasional.
Lebih lanjut Kementerian Luar Negeri Tajikistan menyatakan bahwa laporan itu merupakan pelanggaran atas penolakan Piagam PBB untuk ikut campur dalam urusan internal negara-negara anggotanya.
Dalam laporan terbaru tentang hak asasi manusia di seluruh dunia, Kementerian Luar Negeri AS mengutip pemerintah Tajikistan sebagai sistem lalim dan mengklaim bahwa para para pejabat penjara sewenang-wenang membunuh tahanan, menyiksa dan memperlakukan buruk buruk terhadap tahanan secra luas.
Mencampuri urusan privasi individu, masalah sistem peradilan, pembatasan permanen pada akses ke sistem internet, pelanggaran kebebasan beragama dan korupsi serta penyuapan adalah tuduhan lain dalam laporan Kementerian Luar Negeri AS terhadap Tajikistan.