Cina Minta AS Akhiri Pendekatan Gagal dan Arogannya
-
Hua Chunying
Beijing memperingatkan Presiden AS Donald Trump di akhir masa kepresidenannya untuk mengakhiri kebijakan gagal dan arogannya terhadap Cina.
"Washington di kebijakan ketat dan kerasnya terhadap Beijing melarang delapan program Cina di Amerika," papar jubir Kemenlu Cina Kamis (7/1/2021) seperti dilaporkan IRIB.
Lebih lanjut Hua Chunying menyatakan langkah AS sekali lagi menunjukkan perilaku bullying dan hegemoniknya untuk menggeneralisasi konsep keamanan pemerintah, penyalahgunaan kekuasaan pemerintah dan penindasan yang tidak masuk akal terhadap perusahaan asing, yang merugikan orang lain tanpa keuntungan.
Jubir badan diplomasi Cina meminta Amerika menghormati prinsip ekonomi pasar dan persaingan adil, tunduk pada hukum perdagangan internasional dan memberi atmosfer bebas, adil dan tanpa diskriminasi kepada seluruh perusahaan negara dunia termasuk perusahaan Cina. Cina pastinya akan melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk mempertahankan hak dan kepentingan legal perusahaan Cina.
Stateman ini diungkapkan Hua Chunying setelah Trump menandatangani instruksi melarang warga negara ini menggunakan delapan program Cina termasuk jasa pelayanan pembayaran telepon seluler Alipay dan WeChat Pay Tencent.
Amerika mengklaim bahwa larangan Alipay, Wechat Pay dan seluruh program Cina dimaksudkan untuk menjaga privatisasi dan keamanan data warga Amerika Serikat. (MF)