Banyak Warga Sipil Afghanistan Tewas Setelah Perundingan Damai
-
Ilustrasi ledakan bom mobil di Afghanistan.
PBB menyatakan keprihatinan atas meningkatnya jumlah kematian warga sipil Afghanistan akibat perang.
"Ada peningkatan jumlah warga sipil yang tewas dan terluka di Afghanistan setelah dimulainya perundingan damai pada September 2020," kata Utusan Khusus PBB untuk Urusan Afghanistan, Deborah Lyons, Selasa (23/2/2021).
"Pada tahun 2020, sebanyak 3.035 warga sipil tewas dan 5.785 orang lainnya terluka dalam perang Afghanistan," ungkapnya seperti dikutip laman Tolo News.
Menurut Lyons, 2020 dapat menjadi tahun perdamaian di Afghanistan, tetapi sebaliknya ribuan warga sipil tewas akibat konflik.
Namun, utusan khusus PBB ini sama sekali tidak menyinggung peran Amerika Serikat dalam konflik Afghanistan dan keterlibatan negara itu dalam kematian warga sipil, penyebaran terorisme, dan kehancuran infrastruktur Afghanistan. (RM)