Singapura Galang Dana untuk Bantu Warga Gaza
-
Dampak serangan brutal Israel di Jalur Gaza.
Palang Merah Singapura meminta masyarakat di negara itu untuk mengumpulkan bantuan dana untuk dikirim kepada orang-orang yang terkena dampak perang di Jalur Gaza, Palestina.
Seperti dikutip IRNA dari laman Straitstimes.com, Selasa (25/5/2021), bantuan tersebut akan dipakai untuk menyediakan peralatan medis dan makanan pokok untuk didistribusikan di antara para pengungsi Gaza.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Faishal Ibrahim mengatakan, "Warga Singapura yang prihatin dengan situasi kemanusiaan yang mengerikan di Gaza dan ingin membantu para korban, mereka harus menyalurkan sumbangannya melalui Yayasan Rahmatan Lil Alamin (RLAF) dan Palang Merah Singapura."
"Kedua organisasi tersebut bekerja sama dengan Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA)," tambahnya.
Pemerintah Singapura pada Jumat lalu telah menyumbangkan 100 ribu dolar sebagai bantuan awal untuk Palang Merah Singapura supaya disalurkan ke Gaza.
"Kami menyerukan kepada semua pihak terkait untuk memfasilitasi pengiriman bantuan kemanusiaan yang cepat dan tanpa hambatan kepada penduduk sipil yang terkena dampak," kata pernyataan Kementerian Luar Negeri Singapura.
Selama agresi 11 hari Israel ke Jalur Gaza, sebanyak 253 orang Palestina termasuk 66 anak-anak, 39 wanita dan 17 orang lanjut usia, gugur syahid, serta 1.948 orang lainnya terluka. (RM)