May 28, 2016 04:48 Asia/Jakarta

Hari ini, Sabtu tanggal 28 Mei 2016 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 21 Sya'ban 1437 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 8 Khordad 1395 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari di tahun-tahun yang lampau.

Abdul Karim bin Muhammad Samani Terlahir

931 tahun yang lalu, tanggal 21 Sya'ban 506 Hijriah, Abdul Karim bin Muhammad Sam'ani, yang dijuluki "Taj Islam", seorang ulama fiqih dan hadis terkenal abad ke-6 Hijriah, terlahir ke dunia di kota Marv, di tenggara Turkmenistan.

Dia melakukan perjalanan ke berbagai tempat, seperti Iran, Suriah, dan Arab Saudi dan menuntut ilmu dari ulama-ulama terkemuka pada zaman itu. Karya paling terkenal dari Sam'ani adalah buku berjudul Al-Ansab. Buku lain karya Sam'ani berjudul "Mu'jamul Masayikh", "Tadzlilu Tariikhu Baghdad", dan "Tarikh Marv".

Alexander Graham Bell Lahir

 

169 tahun yang lalu, tanggal 28 Mei 1847, penemu telepon asal Amerika, Alexander Graham Bell dilahirkan.

Sejak remaja ia sangat berminat di bidang teknik. Setelah 10 tahun melakukan berbagai macam riset dan percobaan, akhirnya Graham Bell berhasil membuat perangkat konduktor suara.

 

Telepon yang kita kenal saat ini, sebenarnya adalah bentuk penyempurnaan dari temuan Graham Bell tersebut. Ia juga berhasil membuat lembaran fonograf yang pertama kali. Selain itu, alat perekam fonograf adalah hasil temuan lain Graham Bell.

 

Joseph Ernest Renan Meninggal

 

124 tahun yang lalu, tanggal 28 Mei tahun 1892, Joseph Ernest Renan, seorang filsuf dan sastrawan Perancis, meninggal dunia.

Renan dilahirkan pada tahun 1823 dan kemudian menuntut ilmu di beberapa seminari. Pada tahun 1852, Renan menulis disertasi tentang filsuf muslim abad pertengahan, Ibnu Rusyd atau Averroes, sehingga dia berhasil meraih gelar doktor.

 

Renan banyak melakukan penelitian, di antaranya tentang kehidupan Isa Al-Masih. Renan berusaha menemukan biografi kehidupan Isa Al-Masih yang sesungguhnya dan membersihkan berbagai kisah mitos yang ditambah-tambahkan oleh para pengikut Al-Masih. Hasil penelitian itu dituangkan Renan dalam bukunya yang paling terkenal berjudul Life Of Jesus yang terbit tahun 1863.

Parlemen Iran Ratifikasi UU Pendirian Universitas Tehran

82 tahun yang lalu, tanggal 8 Khordad 1313 Hs, Parlemeh Iran meratifikasi pendirian Universitas Tehran.

Menyusul diratifikasinya undang-undang pendirian Universitas Tehran pada 8 Khordad 1313 Hs, madrasah-madrasah tinggi waktu itu seperti Dar al-Moallemeen Ali, Madrasah Huquq dan Ulum-e Siyasi dan Madrasah Ali Teb bergabung memtentuk Universitas Tehran. Dengan cepat setelah terbentuknya Universitas Tehran, bagian-bagian dari universitas ini juga segera didirikan.

Sebelum ratifikasi undang-undang pendirian Universitas Tehran, di pelbagai penjuru negeri tersebar banyak sekolah-sekolah klasik yang mengajarkan ilmu-ilmu agama dan pembahasan yang ada hubungannya dengan ilmu-ilmu rasional dan teks. Keseluruhan sekolah-sekolah ini perlu disatukan dan pengelolaannya harus difokuskan. Hal ini membuat Kementerian Kebudayaan menyusun metode baru dan mengusulkan universitas sebagai wadah sekolah-sekolah tinggi ini.

Draf undang-undang ini diserahkan kepada parlemen dan disetujui pada 8 Khordad 1313 Hs . Akhirnya pada 15 Bahman 1313 Hs dilanjutkan dengan peletakan batu pertama Universitas Tehran dan setelah beberapa waktu berlalu dimulailah penerimaan mahasiswa baru.

Muhammad Taqi Syariati Wafat

30 tahun yang lalu, tanggal 21 Sya’ban 1407 Hq, Muhammad Taqi Syariati meninggal dunia dalam usia 80 tahun.

Muhammad Taqi Syariati Mozinani lahir pada 1325 Hq di desa Mozinan, Sabzawari. Beliau mempelajari ilmu-ilmu dasar agama kepada ayah dan pamannya dan setelah berusia 21 tahun, Muhammad Taqi Syariati pergi ke Mashad untuk melanjutkan pendidikan agamanya. Selama di sana, beliau belajar kepada guru-guru besar seperti Syeikh Hasyim Qazwini, Adib Neishaburi Bozourg, Adib Neishabur Tsani, Syeikh Kazem Damghani dan Mirza Ahmad Modarres.

Muhammad Taqi Syariati memulai aktivitas sosialnya pada 1350 Hq dengan mengajar di madrasah Ibn Yamin. Berseiringan dengan pendudukan Iran dan meluasnya kegiatan partai Toudeh, beliau bangkit pada 1360 Hq melawan penyimpangan pemikiran dan khurafat dalam Islam dengan membentuk Lembaga Penerbitan Hakikat Islam di Mashad serta kelas-kelas mingguan di bidang agama guna mencerahkan pemikiran para pemuda.

Selain itu, beliau juga mengajar tafsir di masjid Hedayat Tehran menggantikan Ayatullah Taleghani. Setelah Huseiniah Irshad dibangun, Ayatullah Syahid Muthahhari mengajaknya untuk memberikan materi di sana dan selama empat tahun beliau mengajar di Huseiniah Irshad.

Selama hidupnya, beliau banyak menulis buku seperti Tafsir Novin, Khilafat va Velayat, Manfaat dan Pentingnya Agama, Imamah dalam Nahjul Balaghah, Mahdi yang Dijanjikan dan lain-lain.