Lintasan Sejarah 22 Agustus 2016
Hari ini, Senin tanggal 22 Agustus 2016 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 19 Dzulqadah 1437 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 1 Shahrivar 1395 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari di tahun-tahun yang lampau.
Ibnu Sina Wafat dan Hari Kedokteran
Tanggal 1 Shahrivar, diperingati di Iran sebagai Hari Kedokteran sebagai penghormatan hari meninggalnya Ibnu Sina.
Abu Ali Sina atau Ibnu Sina, seorang ilmuwan besar muslim terlahir ke dunia pada 3 Safar 370 Hq di kota Balkh. Ibnu Sina pada usia remaja telah menghapal al-Quran dan kemudian mempelajari ilmu teknik dan astronomi. Pada usia 18 tahun, Ibnu Sina telah menguasai semua ilmu yang berkembang pada zaman itu. Meski menguasai sangat banyak bidang ilmu, Ibnu Sina paling terkenal atas kemampuannya di bidang kedokteran.
Sedemikian berkembangnya pengetahuan Ibnu Sina sehingga gurunya menjadikannya sebagai guru dirinya, padahal ia belum berusia 20 tahun. Di masa-masa itu juga ia getol mempelajari filsafat. Setiap kali ia terbentur dengan sebuah masalah, dengan segera ia mengambil air wudhu dan pergi ke masjid melaksanakan shalat sunnah dua rakaat, kemudian berdoa kepada Allah untuk memberi jalan menyelesaikan masalah keilmuan yang dihadapinya.
Atas keberhasilannya mengobati seorang raja Dinasti Samani, Ibnu Sina diizinkan untuk memanfaatkan perpustakaan besar yang dimiliki oleh raja tersebut. Ibnu Sina kemudian banyak melakukan penelitian di perpustakaan tersebut.
Karya-karya penulisan yang dihasilkan Ibnu Sina sedemikian hebatnya, sehingga menjadi rujukan bagi para ilmuwan di berbagai zaman dan berbagai tempat, termasuk di dunia Barat. Karya terkenal Ibnu Sina antara lain berjudul Syifaa, yang merupakan buku filsafat dan Qanun yang membahas tentang masalah kedokteran.
Ibnu sina meninggal dunia di kota Hamedan dan dimakamkan di kota itu pula di usia 58 tahun.
Perang La Rochelle Pecah di Perancis
388 tahun yang lalu, tanggal 22 Agustus tahun 1628, terjadi Perang "La Rochelle" di Perancis, yang merupakan perang terakhir antara kaum Katolik dan Protestan.
Perang ini dimulai oleh kaum Protestan Inggris. Kaum Katolik yang dilindungi oleh tentara Perancis di bawah pimpinan Kanselir Perancis saat itu, Richelieu, berjuang melawan kaum Protestan dan mempertahankan kota La Rochelle.
Perang berakhir satu tahun kemudian dengan kemenangan kaum Katolik dan pembebasan kota La Rochelle dari penguasaan Protestan.
Perjanjian Segi Tiga Rusia, Polandia, dan Denmark
318 tahun yang lalu, tanggal 22 Agustus tahun 1698, ditandatangani Perjanjian Segitiga antara tiga negara yaitu Rusia, Polandia, dan Denmark.
Para raja di ketiga negara tersebut bermaksud mengalahkan Raja Swedia yang masih muda, Carol Ketiga, dan menjajah Swedia. Oleh karena itu, dua tahun kemudian, pada bulan April tahun 1700, negara-negara anggota Perjanjian Segitiga itu menyerang Swedia.
Raja Carol Ketiga berjuang mempertahankan negerinya dan berhasil mengalahkan tiga negara tersebut. Setelah mengadakan perdamaian dengan Denmark, pada tahun 1704, Raja Carol Ketiga menyerang Polandia dan menjajah negeri itu. Selanjutnya, Raja Swedia itu menyerang Rusia, namun gagal meraih kemenangan.
Iran dan Turki Ottoman Menandatangani Perjanjian Rum
199 tahun yang lalu, tanggal 19 Dzulqadah tahun 1238 Hq, Iran dan Turki Ottoman Menandatangani perjanjian Rum.
Perjanjian Rum, yaitu sebuah kesepakatan yang dibuat oleh para wakil pemerintahan Iran dan Turtki Ottoman ditandatangani di sebuah kawasan bernama “Rum” yang terletak di sebelah timur Turki. Perjanjian ini dibuat menyusul kekalahan beruntun yang diderita Turki Ottoman dalam perangnya melawan Iran.
Berdasarkan perjanjian ini, Iran melepaskan klaim kekuasaanya atas Sulaimaniah dan wilayah barat dari kawasan Zahab. Akan tetapi, sebagai konsesinya, Iran memperoleh kekuasaan atas Khorramshahr, Pulau Khidr, dan pinggiran Sungai Arwand. Iran juga memilik hak untuk berlayar di kawasan-kawasan laut sekitar daerah-daerah tadi.
Claude Debussy Lahir
154 tahun yang lalu, tanggal 22 Agustus tahun 1862, Claude Debussy, pencipta lagu dari Perancis terlahir ke dunia di sebuah daerah di dekat Paris.
Claude Debussy dibesarkan di tengah keluarga yang menyukai seni dan dengan segera memperlihatkan kemampuannya di bidang musik. Debussy menciptakan perubahan dan inovasi dalam bahasa musik.
Di antara karya-karya Debussy yang terkenal adalah "Laut" dan "Kesaksian Sebastian Suci". Debussy meninggal tahun 1918.