Lintasan Sejarah 31 Agustus 2016
Hari ini, Rabu tanggal 31 Agustus 2016 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 28 Dzulqadah 1437 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 10 Shahrivar 1395 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari di tahun-tahun yang lampau.
Abul Qasim Thabrani Wafat
1077 tahun yang lalu, tanggal 28 Dzulqadah tahun 360 Hq, Abul Qasim Thabrani, seorang ulama terkenal asal Isfahan, Iran, meninggal dunia.
Abul Qasim Thabrani adalah ilmuwan dan ahli hadits terkenal abad keempat hijriah.
Untuk mempelajari ilmu-ilmu keislaman, Thabrani melakukan banyak perjalanan ke negeri-negeri muslim, dan selama 33 tahun lamanya, ia melakukan riset atas sejumlah bidang studi ilmu keislaman.
Ada tiga kitab ilmu hadits terkenal yang ditulisnya,masing-masing bernama "Mu'jam Kabir", "Mu'jam Wasath", dan "Mu'jam Shagir".
Inggris dan Rusia Tandatangani Perjanjian Tentang Wilayah Iran
109 tahun yang lalu, tanggal 31 Agustus 1907, pemerintah imperialis Inggris dan Rusia dengan menandatangani sebuah perjanjian, telah membagi wilayah Iran menjadi tiga bagian.
Berdasarkan perjanjian ini, wilayah tengah Iran dinyatakan tidak berpihak. Wilayah utara dan sebagian wilayah Barat Iran dibawah kontrol Rusia dan wilayah selatan dikuasai oleh Inggris.
Penandatanganan perjanjian pembagian wilayah ini tidak melibatkan pemerintah Iran saat itu, yaitu raja Dinasti Qajar, karena lemahnya kekuatan dinasti ini. Karena itu, perjanjian ini menimbulkan kemarahan rakyat dan Majelis Permusyawaratan Rakyat Iran. Inggris dan Rusia keluar dari wilayah Iran setelah terjadi revolusi di Rusia.
Malaysia Merdeka
59 tahun yang lalu, tanggal 31 Agustus 1957, Malaysia meraih kemerdekaannya dari Inggris. Masyarakat Malaysia sejak abad ke-13 secara bertahap mengenal Islam.
Pengaruh Eropa masuk ke negara ini pada awal abad ke-16 dengan masuknya Alburquerque, pelaut Portugis. Pada abad ke 17, Belanda menguasai Malaysia. Kemudian pada tahun 1824 atas perjanjian antara Belanda dan Inggris, Malaysia diserahkan kepada Inggris dan Indonesia diserahkan kepada Belanda.
Pemerintahan Malaysia berbentuk federasi dan tiap negara bagian dipimpin oleh seorang Sultan. Wilayah Malaysia terdiri dari dua bagian terpisah di tepi Laut Cina Selatan. Luas wilayah negara ini adalah sekitar 330 ribu kilometer persegi dan berbatasan dengan Indonesia dan Thailand.
Trinidad dan Tobago Merdeka
54 tahun yang lalu, tanggal 31 Agustus 1962, Trinidad dan Tobago, sebuah negara di Amerika Selatan, meraih kemerdekaannya dari Inggris.
Negara ini pada awalnya dijajah oleh Spanyol namun pada tahun 1802 Spanyol menyerahkannya kepada Inggris. Kemudian, Trinidad dan Tobago dijadikan pusat Federasi Hindia Barat.
Pada tahun 1962, Federasi Hindia Barat bubar dan Trinidad Tobago meraih kemerdekaannya. Republik Trinidad dan Tobago hanya memiliki luas wilayah 5128 kilometer persegi, namun pendapatan perkapitanya amat tinggi yaitu di atas 6000 dolar karena kaya sumber minyak lepas pantai.
Ratifikasi UU Bank Tanpa Riba dan Pekan Perbankan Syariat
33 tahun yang lalu, tanggal 10 Shahrivar 1362 Hs, diratifikasinya undang-undang bank tanpa riba dan pekan perbankan syariat.
Prinsip perbankan modern didasarkan pada riba dan bunga. Di negara-negara Barat, perbankan merupakan satu dari sumber keuangan pemerintah dan swasta. Sistem perbankan seperti ini bertentangan dengan syariat Islam.
Berangkat dari kenyataan ini, muncul pemikiran untuk menciptakan sistem perbankan berdasarkan Islam. Pasca kemenangan Revolusi Islam Iran, ide ini perlahan-lahan diaktualisasikan.
Pada bulan Dey 1358 Hs dengan ditetapkannya keuntungan dan biaya administrasi menggantikan suku bunga dalam upaya mengislamisasi bank-bank. Tapi mencermati fiqih Islam terkait transaksi, maka perubahan parsial yang dilakukan ini ternyata tidak dapat diterima oleh masyarakat sebagai perbankan syariat. Akhirnya UU terkait perbankan syariat diserahkan oleh para pakar agama kepada parlemen dan pada tanggal 10 Shahrivar 1362, undang-undang itu diratifikasi.
UU ini dan petunjuk pelaksanaan terkait undang-undang ini setelah disepakati oleh kabinet dan dewan fiskal dan moneter, akhirnya dijalankan oleh bank-bank Iran. Dengan demikian sistem perbankan syariat di Iran diterapkan pada tanggal 1 Farvardin 1363 Hs.