Sep 15, 2016 05:52 Asia/Jakarta

Hari ini, Kamis tanggal 15 September 2016 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 13 Dzulhijjah 1437 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 25 Shahrivar 1395 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari di tahun-tahun yang lampau.

Perjanjian Aqabah Kedua Ditandatangani

 

1438 tahun yang lalu, tanggal 13 Dzulhijjah setahun sebelum Hijrah, Rasulullah Saw menjalin perjanjian Aqabah Kedua dengan penduduk kota Yatsrib yang kelak berubah nama menjadi Madinatun-Nabi atau Kota Nabi.

 

Perjanjian ini dibuat dalam rangka menengahi perselisihan antara dua kabilah di Yatsrib, yaitu Aus dan Khazraj.

 

Kedua kabilah itu telah melewati peperangan yang panjang dan karenanya, mereka mencari seseorang yang bisa dipercaya untuk menciptakan perdamaian dan ketenangan di antara mereka. Sementara itu, beberapa penduduk Yatsrib telah masuk Islam dan mereka memberitahukan kaumnya tentang keunggulan dan kemuliaan akhlak Rasulullah.

 

Oleh karena itu, penduduk Yatsrib mengirimkan delegasi untuk menemui Rasulullah dan meminta beliau agar datang ke Yatsrib demi menciptakan perdamaian di sana. Atas bimbingan dan petunjuk Rasulullah, warga Yatsrib pun akhirnya bersedia menandatangani Perjanjian Aqabah, yang selain berisi perjanjian damai di antara kedua kabilah, juga perjanjian untuk membela Rasulullah.

 

Lima Negara Benua Amerika Merdeka

 

195 tahun yang lalu, tanggal 15 September 1821, Nikaragua , Honduras, El Salvador, Guatemala, dan Costarica, memproklamasikan kemerdekaannya dari Spanyol.

 

Kemerdekaan ini diraih setelah Napoleon menguasai Spanyol sehingga pemerintah negeri ini menjadi lemah. Kelima negara tersebut kemudian mendirikan Persatuan Amerika Tengah. Dengan bubarnya persatuan ini pada tahun 1838, negara-negara tersebut menjadi negara yang terpisah-pisah.

 

Pada pertengahan abad ke-19, seorang Amerika bernama Wiliam Walker dengan dukungan tentara AS, menduduki kelima negara ini. Namun, dengan persatuan di antara mereka, pasukan AS itu berhasil diusir. Kelima negara Amerika Latin ini, ditambah Meskio, Panama, dan Belize, merupakan negara-negara yang terletak di Amerika tengah dan berada di tepi Lautan Teduh dan Laut Karibia.

 

Dr. Zamenhof Lahir

 

157 tahun yang lalu, tanggal 15 September 1859, Doktor Zamenhof, seorang dokter, sastrawan, dan ahli bahasa dari Polandia terlahir ke dunia.

 

Zamenhof berusaha menemukan kesamaan di antara berbagai bahasa dunia dan percaya bahwa melalui jalan ini, bangsa-bangsa di dunia bisa saling bersahabat. Dia dengan pengetahuannya yang mendalam terhadap akar bahasa Eropa kemudian menciptakan sebuah bahasa yang dinamakan bahasa Esperanto yang berarti "harapan".

 

Dalam bahasa ini tidak ditemukan masalah dalam penulisan, karena apa yang dibaca sama dengan apa yang dituliskan. Dengan mempelajari 278 huruf dan 16 kaidah, semua orang  dengan mudah bisa menggunakan bahasa ini. Namun demikian, bahasa ini tidak begitu berkembang sesuai yang diharapkan Zamenhof dan tidak berhasil menjadi sebuah bahasa internasional.

 

Agha Bozourg Tehrani Meninggal

 

48 tahun yang lalu, tanggal 13 Dzulhijjah tahun 1389 Hq, Agha Bozourg Tehrani, seorang ahli fiqih dan cendikiawan termasyhur Iran, meninggal dunia.

 

Agha Bozourg Tehrani dilahirkan tahun 1293 Hijriah di Teheran, Iran. Setelah melalui pendidikan dasarnya, beliau melanjutkan menuntut ilmu di kota Najaf, Irak hingga mencapai derajat mujtahid. Agha Bozourg Tehrani selama hidupnya berhasil menyusun berbagai karya penulisan yang sangat bernilai, di antaranya terkait dengan penulisan ensiklopedia Islam yang hingga dikenal sebagai buku ensiklopedi Islam terbesar dan terlengkap. Sekitar 25 judul kitab yang kesemuanya mencapai lebih dari 100 jilid berhasil ia susun.

 

Di antara karyanya yang terpenting adalah kitab "adz-Dzari'ah ila Tashanif asy-Syi'ah". Dalam kitab yang terdiri dari 25 jilid ini tertulis nama-nama penulis muslim terkenal termasuk karya-karya mereka. Tehrani juga menulis sebuah kitab berjudul "Thabaqat A'lam as-Syi'ah" yang ia tulis dalam 20 jilid kitab. Dalam kitab ini dituliskan kondisi dan karya cendekiawan muslim sejak abad ke-4 hingga ke-14 hijriah.

 

Gempa Bumi Dahsyat di Iran

 

38 tahun yang lalu, tanggal 25 Shahrivar 1357 Hs, terjadi gempa bumi dahsyat sebesar 7,7 skala Richter di timur laut Iran.

 

Gempa ini menghancurkan kota Tabas dan daerah sekitarnya. Dalam peristiwa ini lebih dari 25 ribu orang tewas dan puluhan ribu lainnya terluka.

 

Rezim Shah berusaha memanfaatkan situasi ini untuk menghalangi berlanjutnya gerakan Revolusi Islam, namun Imam Khomeini memberikan pesan kepada rakyat Iran untuk menolong para korban bencana dan melanjutkan gerakan Revolusi Islam.