Lintasan Sejarah 5 Oktober 2016
Hari ini, Rabu tanggal 5 Oktober 2016 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 3 Muharam 1438 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 14 Mehr 1395 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari di tahun-tahun yang lampau.
Umar bin Saad dan Pasukannya Memasuki Karbala
1377 tahun yang lalu, tanggal 3 Muharam 61 Hq, Umar bin Saad memasuki Karbala dengan laskar Kufah yang berjumlah empat ribu orang.
Sebagian menuliskan, "Kabilah Umar bin Saad (Bani Zuhrah) datang mendekati dan menyumpahnya untuk mengurungkan diri dari keputusannya (menjadi sukarelawan untuk berperang menentang Imam Husein as), karena hal ini akan menyebabkan permusuhan antara mereka dan Bani Hasyim.
Di sisi lain, salah satu dari dua putranya yang bernama Hafsh mendorongnya untuk membunuh Imam Husein as, sedang yang lainnya memperingatkan untuk mengurungkan niat itu. Dan usulan Hafsh-lah yang terpilih. Ia bersama ayahnya memutuskan diri pergi ke Karbala untuk memerangi Imam Husein as.
Saat Umar bin Saad mengirim seseorang kepada Imam Husein as untuk mengetahui alasan kedatangan beliau ke negeri ini, beliau as berkata, "Rakyat kota Anda telah menulis surat kepadaku dan mengundangku. Jika kedatanganku telah membuat Anda tak senang, maka saya akan kembali!"
Begitu Umar bin Saad mendengar pesan Imam Husein as ini, ia berkata, "Semoga Allah melepaskanku dari memerangi Husein."
Saat memasuki Karbala, Imam Husein as berkata, "Manusia adalah budak dunia dan agama mereka hanya menjadi hiasan di bibir. Selama kehidupan mereka masih berputar, mereka akan mengikuti agama. Namun, begitu ujian dan cobaan datang, hanya sedikit dari mereka yang masih tetap mempertahankan agamanya."
Denis Didero Lahir
303 tahun yang lalu, tanggal 5 Oktober 1713, Denis Didero, seorang filsuf dan penulis Perancis, terlahir ke dunia.
Karya terpenting Didero adalah ensiklopedia besar yang memakan waktu penyusunan selama 21 tahun. Didero berperan sebagai supervisor tim penulis ensiklopedia tersebut. Selain itu, didero juga menulis naskah drama dan roman, yang di antaranya berjudul "Bapak Keluarga", dan "Jacques Sam." Denis didero meninggal dunia pada tahun 1783.
August Burger Meninggal Dunia
222 tahun yang lalu, tanggal 5 Oktober 1794, Gottfried August Burger, seorang penyair dan penulis Jerman meninggal dunia.
Penyair Jerman ini lahir pada tahun 1747. Dia menuangkan kegagalan yang dialaminya dalam hidupnya ke dalam syair-syair yang hingga kini tetap hidup dalam kesusasteraan jerman. Karya terpenting Burger adalah "pemburu kejam dan lelaki pemberani" yang dianggap sebagai karya abadi dalam sastra Jerman.
Sidang Pertama Majlis Shura Melli Iran Pasca Kemenangan Revolusi Konstitusi
110 tahun yang lalu, tanggal 14 Mehr 1285 Hs, Majlis Shura Melli Iran melakukan sidang pertamanya pasca kemenangan Revolusi Konstitusi.
Menyusul semakin meluasnya Revolusi Konstitusi Iran dan perintah Mozaffaruddin Shah Qajar untuk menerapkan tuntutan Revolusi Konstitusi, telah dilakukan pemilihan anggota Majlis Shura Melli atau Parlemen Iran. Secara keseluruhan terpilih 200 anggota legislatif yang akan bekerja selama dua tahun di posisi ini.
Poin penting dari perintah Mozaffaruddin Shah yang dikeluarkan akibat tekanan rakyat dan semakin memuncaknya tuntutan untuk melakukan Revolusi Konstitusi membuatnya terpaksa dalam perintah tulisan tangan pertamanya menjanjikan pembentukan Majlis Shura Melli. Tapi dalam tulisan tangan kedua, ia terpaksa memerintahkan pembentukan Majlis Shura Melli. Hal ini menunjukkan penegasan rakyat dan para tokoh Revolusi Konstitusi yang menginginkan syariat Islam diterapkan di negara ini. Sayangnya, sebagian kaki tangan istana dan mereka yang tertipu oleh Barat perlahan-lahan mulai menyimpangkan gerakan ini.
Sesuai dengan aturan yang dikeluarkan pemerintah, pemilu legislatif ini bersifat golongan. Kalangan keturunan raja, bangsawan, tokoh, pedagang dan ulama memilih sendiri wakilnya. Akhirnya, pada 14 Mehr 1285 HS, sidang pertama Majlis Shura Melli dilakukan dengan dihadiri para anggota Majlis, ulama, para pangeran, para menteri, duta besar dan pejabat pemerintah di istana Golestan.
Pada sidang pertama ini, Shah yang cacat dan sakit tetap dibawa menghadiri acara itu. Shah yang tengah menjalani hari-hari terakhir dari kehidupannya dengan suara yang lemah dan bergetar mengatakan, “Sejak 10 tahun lalu saya berharap dapat menyaksikan hari seperti ini. Alhamdulillah saya telah sampai kepada harapanku.”
Setelah itu pemilihan internal dilakukan dan Majlis Shura Melli memulai kerjanya. Periode pertama Majlis ini dibentuk sebuah tim untuk menyusun UUD yang dibuat dalam 51 Bab yang kemudian diratifikasi oleh para anggota Majlis dan disahkan oleh Shah. UUD itu diberinama Nezamnameh Siyasi.
Sejatinya, Majlis Shura Melli periode pertama merupakan parlemen revolusioner. Karena mereka sangat memperhatikan terciptanya prinsip-prinsip keadilan, menghalangi pengaruh istana dan para pelaku penindasan.