Lintasan Sejarah 16 Oktober 2016
Hari ini, Ahad tanggal 16 Oktober 2016 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 14 Muharam 1438 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 25 Mehr 1395 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari di tahun-tahun yang lampau.
Husain bin Hajjaj Bagdadi Lahir
1108 tahun yang lalu, tanggal 14 Muharam 330 Hq, Husain bin Hajjaj Bagdadi, seorang cendekiawan dan sastrawan Iran terkenal, terlahir ke dunia.
Bagdadi sangat mahir dalam menciptakan syair-syair indah yang bernilai tinggi sampai-sampai sejarawan seperti Ibnu Khalikan menjulukinya sebagai "Guru Kedua" di bidang syair.
Syair-syair ciptaan Bagdadi sebagian besarnya merupakan puji-pujian terhadap Rasulullah dan Ahlul Baitnya as serta tentang kezaliman para penguasa zaman itu.
Napoleon Diasingkan
201 tahun yang lalu, tanggal 16 Oktober tahun 1815, dimulailah periode kedua pengasingan atas Kaisar Perancis, Napoleon Bonaparte, ke pulau St. Helen.
Karena ambisinya untuk menguasai dunia, Napoleon melancarkan berbagai peperangan dan awalnya berhasil menduduki sebagian besar wilayah Eropa. Namun akhirnya dalam Perang Waterloo, Napoleon dikalahkan oleh Inggris di bawah pimpinan Jenderal Wellington. Akibat dari kekalahan itu, Napoleon diasingkan oleh Inggris ke pulau St. Helen dan akhirnya pada tahun 1821 dia meninggal di dalam pengasingan.
Sayid Sadruddin Meninggal Dunia
175 tahun yang lalu, tanggal 14 Muharram 1263 Hq, Sayid Sadruddin Musawi Amili, seorang ulama dan muhaddis terkemuka meninggal dunia di Isfahan, Iran.
Sayid Sadruddin Musawi Amili dilahirkan di kota Jabal Amil, Lebanon. Di masa kecilnya, Sayid Musawi Amili hijrah ke Irak.
Setelah menamatkan kuliah agamanya di Hauzah Ilmiah Najaf, Beliau pun mulai aktif menulis dan melakukan sejumlah penelitian. Tak lama kemudian, Sayid Musawi Amili menjadi pakar di bidang fiqh, ushul fiqh dan hadis.
Beliau banyak meninggalkan sejumlah buku penting di bidang fiqh dan ushul fiqh. Selain itu beliau juga menulis buku nahwu yang menggunakan sejumlah misal dan dalil dari Al Quran.
Nietzsche Lahir
172 tahun yang lalu, tanggal 16 Oktober tahun 1844, Frederic Wilhelm Nietzsche, seorang filsuf terkenal Jerman, terlahir ke dunia.
Setelah menyelesaikan pendidikannya di bidang filologi klasik di Universitas Bonn dan Leipzig, Nietzsche mengajar di Universitas Basel. Pada saat itu, Nietzsche baru berusia 24 tahun. Salah satu filosofi Nietzsche yang paling fundamental adalah bawah nilai agama dan moral yang dipresentasikan oleh Kristen, telah kehilangan kekuatan dalam kehidupan manusia. Nietzsche menyimpulkan pandangan ini dalam sebuah kalimatnya yang terkenal, yaitu "Tuhan telah mati."
Nietzsche mengklaim bahwa nilai-nilai baru bisa diciptakan untuk menggantikan nilai-nilai tradisional. Diskusi tentang hal ini kemudian melahirkan konsep superman atau manusia adidaya. Menurut Nietzsche, manusia adidaya merupakan hasil dari kekuatan manusia dan lebih unggul dari semua kebaikan dan keburukan. Karya-karya Nietzsche di antaranya berjudul The Birth of Tragedy dan Beyond Good and Evil. Di akhir hayatnya, Nietzsche mengalami gangguan mental dan akhirnya pada tahun 1900, ia meninggal dunia.
Pendirian Bank Eghtesad Iran
57 tahun yang lalu, tanggal 25 Mehr 1338 Hs, didirikan Bank Eghtesad Iran yang seluruh sahamnya berasal dari dalam negeri dengan modal pertama 100 juta riyal.
Bank ini secara resmi mendapat izin melakukan jual beli valuta asing. Dengan demikian di awal beroperasinya bank ini langsung melayani segala bentuk layanan bank. Namun Bank Eghtesad Iran tidak berusia lama.
Sekalipun telah membuka cabang di sejumlah negara Eropa, Amerika dan Asia, Bank Eghtesad Iran pada tahun 1341 akhirnya dibubarkan.
Hossein Khadiv Jam Wafat
30 tahun yang lalu, tanggal 25 Mehr 1365 Hs, Hossein Khadiv Jam, seorang peneliti dan penerjemah kontemporer iran, meninggal dunia pada usia ke-59.
Setelah menyelesaikan pendidikan tingginya, Hossein Lhadiv Ham mengajar bidang sastra di Universitas Mashad dan kemudian pindah mengajar di Universitas Tehran.
Dari peneliti terkemuka Iran ini, lahir lebih dari 30 jilid buku di bidang penelitian, revisi, dan penerjemahan. Di antaranya adalah revisi dan penerjemahan dari buku "Kimia-ye Sa'adat" karya Imam Muhammad Ghazali dan "Haqayiqul Akhbar" karya Nashiri.