Lintasan Sejarah 18 Oktober 2016
Hari ini, Selasa tanggal 18 Oktober 2016 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 16 Muharam 1438 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 27 Mehr 1395 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari di tahun-tahun yang lampau.
Penyusunan Kalender Islam di Masa Khalifah Umar bin Khattab
1422 tahun yang lalu, tanggal 16 Muharam 16 Hq, dilakukan penyusunan kalender Islam di masa Khalifah Umar bin Khattab.
Di masa kekhalifahan kedua, sebagian gubernur dan pemikir Madinah memandang penting penanggalan, khususnya bagi Muslimin dan menyampaikan masalah kepada Khalifah Umar bin Khattab. Umar yang baru berkuasa dua setengah tahun memutuskan untuk menyusun penanggalan khusus. Untuk itu, pada 16 Muharam 16 Hq, ia mengumpulkan para pemikir dari Muhajirin dan Anshar dan membicarakan mengenai penyusunan penanggalan Iran.
Imam Ali as ikut hadir dalam pertemuan itu dan mengusulkan penanggalan Islam dimulai dari hijrah Nabi Muhammad Saw dari Madinah ke Mekah. Karena peristiwa terbilang sangat penting dalam Islam. Selain pendapat Imam Ali as ini, sebagian yang hadir mengusulkan awal penanggalan Islam dimulai dari kelahiran Nabi Muhammad Saw, ada yang mengusulkan sejak pengutusan beliau menjadi nabi dan yang lain tanggal meninggalnya Rasulullah Saw. Begitu juga ada yang mengusulkan untuk memakai penanggalan Roma (Masehi), sementara yang lain ingin memakai penanggalan Persia kuno.
Mendengar beragam pendapat yang ada, Umar bin Khattab menilai usulan Imam Ali as sebagai yang terbaik dan itu yang diakui. Setelah itu, hijrah Rasulullah Saw dijadikan awal penanggalan Islam.
Setelah disepakati bahwa penanggalan Islam dimulai dari hijrah Rasulullah Saw, pembahasan selanjutnya menjawab pertanyaan bahwa awal tahun hijriah ini dimulai dengan bulan apa. Sekaitan dengan masalah ini juga banyak pendapat yang telah disampaikan. Ada yang menyebut Ramadhan, karena pentingnya bulan ini. Ada yang melihat Dzulhijjah sebagai awal dikarenakan pentingnya haji dan ada juga yang mengusulkan bulan Rajab. Karena bulan Rajab memiliki tempat khusus bagi Arab Jahiliah. Utsman bin Affan mengusulkan agar menjadikan bulan Muharam sebagai bulan pertama tahun Islam. Menurutnya, Muharam merupakan awal dari bulan-bulan haram.
Umar menerima usulan Utsman dan memerintahkan agar Muharam menjadi bulan pertama tahun hijriah.
Filipina Menjadi Bagian Koloni Spanyol
451 tahun yang lalu, tanggal 18 oktober tahun 1565, Filipina secara resmi menjadi bagian dari koloni Spanyol di Asia.
Kawasan ini ditemukan pada tahun 1521 oleh Ferdinand Magellan, namun baru empat puluh dua tahun kemudian Filipina resmi dijadikan koloni Spanyol. Negara Spanyol menjajah Filipina selama tiga abad dan merampas sebagian besar hasil alam bangsa ini.
Pada tahun 1898, menyusul kekalahan Spanyol dari Amerika, Filipina diserahkan kepada Amerika. Akhirnya, bangsa Filipina berhasil meraih kemerdekaannya pada tahun 1946.
Filipina terdiri dari 7000 pulau yang terletak di Asia Tenggara dan memiliki luas wilayah tiga ratus ribu kilometer persegi.
Italia dan Kaisar Ottoman Menandatangani Perjanjian Damai
104 tahun yang lalu, tanggal 18 oktober tahun 1912, Italia dan Kaisar Ottoman menandatangani sebuah perjanjian damai.
Berdasarkan perjanjian ini, Ottoman harus menyerahkan Libya kepada Italia. Setahun sebelumnya, Italia telah mulai menyerang Libya. Awalnya, pasukan Ottoman yang menduduki Libya berhasil menang, namun akhirnya harus takluk kepada pasukan Italia dan Libya pun diduduki oleh Italia. Karena semakin meningkatnya gejala akan terjadinya perang Balkan Pertama melawan Imperium Ottoman, Kaisar Ottoman terpaksa melakukan perjanjian damai dengan Italia.
Bangsa Libya kemudian selama bertahun-tahun berperang melawan penjajahan Italia. Setelah terjadi perubahan politik pasca Perang Dunia Kedua, Libya dikuasai oleh Perancis dan Inggris. Akhirnya, baru pada tahun 1951 Libya berhasil meraih kemerdekaannya.
Sekutu Asingkan Reza Khan ke Pulau Morris
75 tahun yang lalu, tanggal 27 Shahrivar 1320 Hs, Reza Khan diasingkan ke pulau Morris atas perintah Inggris.
Setelah tentara Sekutu tiba di Iran, Reza Khan, Shah Iran secara terpaksa mengundurkan diri dan pada tanggal 25 Shahrivar 1320 Hs (16 September 1941) ia terpaksa meninggalkan Iran. Sesuai perintah Inggris, Reza Khan akhirnya diasingkan ke pulau Morris pada tanggal 27 Mehr 1320 Hs (19 Oktober 1941), setelah itu dipindah ke Johannesburg, Afrika Selatan dan ia meninggal di sana.
Bila Reza Khan sejak awal berkuasa tidak lewat kekuatan asing, khususnya Inggris dan memperkuat fondasi pemerintahannya di tengah rakyat Iran dengan menciptakan keadilan dan menerapkan kebebasan, pasukan Sekutu tidak akan pernah mampu dengan mudah melengserkannya lalu mengasingkannya ke pulau Morris.
Reza Khan memahami bahwa sekalipun Rusia dan Inggris menentangnya, tapi bila tentara mereka memasuki Tehran keluarga dan dirinya tidak akan diapa-apakan. Sikap paling keras Inggris dan Rusia terhadapnya tidak lebih dari pencopotannya dari kekuasaan dan pengasingan. Hal yang paling ditakutkannya adalah kemarahan rakyat yang ditindas olehnya selama berkuasa 16 tahun di Iran. Kenyataan ini memaksanya mengundurkan diri dan keluar dari Iran.