Jan 18, 2018 10:28 Asia/Jakarta

Hari ini, Kamis tanggal 18 Januari 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 30 Rabiul Tsani 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 28 Dey 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Cina Akui Vietnam

68 tahun yang lalu, tanggal 18 Januari 1950 Republik Rakyat Cina mengakui kedaulatan negara komunis Republik Demokrasi Vietnam serta setuju untuk membantu dan menyediakan berbagai peralatan militer.

Uni Soviet melakukan langkah sama pada 30 Januari.

Selama masa dukungan kedua negara kuat itu, Vietnam khususnya Vietnam Utara menerima bantuan militer dan ekonomi berlimpah yang memungkinkan melakukan perlawanan terhadap Prancis maupun AS. Bantuan Cina bertahan selama dua dekade dengan nilai mencapai US$20 miliar.

Secara total, China memberi bantuan sekitar tiga perempat bantuan, sedangkan sisanya diberikan oleh Uni Soviet. Bantuan-bantuan itulah yang kemudian membawa Vietnam mampu melakukan perlawanan sengit ketika AS datang dan menghadirkan Perang Vietnam.

Cina

Penangkapan Anggota Hezb Melal Eslami

52 tahun yang lalu, tanggal 28 Dey 1344 HS, para anggota Hezb Melal Eslami ditangkap oleh rezim Shah Pahlevi.

Hezb Melal Eslami yang terdiri dari anak-anak muda agamis dibentuk pada 1343 Hs dengan tujuan mempersiapkan dan memotivasi rakyat melawan rezim Pahlevi. Rencananya garis kebijakan partai dimulai dengan gerakan pemikiran dan ideologi dan pada tahapan kedua melakukan operasi militer. Partai yang dibangun dengan cita-cita mulai dengan tiga tahapan; pembentukan, perluasan dan kemenangan di awal koordinasinya telah tercium oleh rezim despotik Pahlevi dan akhirnya bubar.

Kondisi di Iran menjadi tegang. Situasi menjadi menakutkan dan penumpasan setiap pergerakan terus berlanjut hingga enam bulan pertama tahun 1344 HS. Tiba-tiba saja terjadi pengejaran dan penangkapan anggota partai Hezb Melal Eslami. Sekitar 55 orang anggota partai ini ditangkap pada 24 Dey dan diumumkan secara resmi di koran-koran pada 28 Dey 1344 HS.

Peristiwa ini sendiri menyingkap kebohongan dan klaim rezim Pahlevi bahwa pemerintah menguasai penuh situasi dan Iran di Timur Tengah berada dalam situasi stabil. Karena gerakan-gerakan kebangkitan Islam-Iran kembali merenggut tidur nyaman para pemimpin rezim Pahlevi.

Imam Khomeini ra

Usulan PM Bakhtiari Kepada Imam Khomeini ra

39 tahun yang lalu, tanggal 28 Dey 1357 HS, Perdana Menteri Shapour Bakhtiar mengirim usulan kepada Imam Khomeini ra.

Shapour Bakhtiar, Perdana Menteri Rezim Pahlevi pada 28 Dey 1357 HS, dalam sebuah surat yang dilayangkan kepada Imam Khomeini ra mengusulkan perubahan pemerintahan menjadi sistem republik. Sementara Dewan Kerajaan diubah menjadi Dewan Pemerintahan Nasional. Setelah itu, wewenangnya akan diserahkan kepada Dewan Islam bentukan Imam Khomeini ra.

Menerima usulan PM Bakhtiari dengan sendirinya mengakui Dewan Kerajaan. Oleh karenanya, Imam Khomeini ra menolak usulan itu. Imam dalam sebuah pesan kepada bangsa revolusioner Iran memperingatkan konspirasi musuh untuk menciptakan perpecahan di tengah-tengah masyarakat.