Lintasan Sejarah 2 Desember 2018
-
Tanggal 2 Desember 2018.
Lintasan Sejarah hari ini, Minggu tanggal 2 Desember 2018 bertepatan dengan tanggal 24 Rabiul Awal 1440 Hijriah Qamariah. Menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 11 Azar 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut adalah peristiwa bersejarah yang terjadi pada hari ini di tahun-tahun yang lampau:
Runtuhnya Dinasti Samani dan Munculnya Dinasti Ghaznavi
1090 tahun yang lalu, tanggal 24 Rabiul Awal 350 HQ, Dinasti Samani runtuh dan munculnya Dinasti Ghaznawi.
Dinasti Samani (261-395 HQ) merupakan keturunan Iran yang berkuasa di seluruh daerah Khorasan, Hirkan, Makran, Sistan, Khorazmi dan Kerman. Kekuasaan Dinasti Samani yang luas ini membuat bahasa Persia dengan dialek Dari tumbuh dan menyebar. Keluarga Dinasti Samani berasal dari rakyat Balkh dan cucu dari Bahram Chobin Sasani yang memeluk Zoroaster. Saman Khoda merupakan pendiri tertinggi keluarga yang berasal dari panglima Balkh.
Asad Vali Arab Khorasan berteman dengan Saman di pertengahan abad ketujuh Hijriah. Akhirnya Saman memeluk Islam dan menamai anaknya Asad. Anak-anak Asad sangat berpotensial dalam mengelola negara dan di abad kesembilan Hijriah di masa pemerintahan Khalifah Makmun dari Dinasti Abbasiah mereka menjadi penguasa daerah Fararoud dan Herat, seperti Ali di kota Samarqand, Ahmad di kota Farghanah dan Ilyas di Herat.
Ibrahim adalah anak Ilyas yang di kemudian hari menjadi panglima pemerintahan Taheri Iran. Ahmad penguasa Farghanah wafat tahun 874 Hq dan Nasr, anaknya naik menggantikannya dan berkuasa di Samarqand. Ismail, saudra Nasr menjadi penguasa Bukhara dan ia pada akhirnya mengambil alih kekuasaan Hesabi Samani pada tahun 892 pasca meninggalnya Nasr dan membuat fondasi Dinasti Samani di Samarqand.
Dinasti Samani dapat dikata dinasti kedua dalam sejarah peradaban Iran yang menghidupkan kembali neo-Iran. Dinasti ini juga punya perang sangat penting dalam pembentukan budaya, peradaban dan pengetahuan di Iran setelah Islam.
Bahasa Persia mengalami kemajuan dan perkembangan pesat di masa Dinasti Samani. Padahal dalam urusan birokrasi mereka menggunakan bahasa Arab dan menilai bahasa Arab sebagai simbol persatuan. Tapi pada saat yang sama mereka menyiapkan sarana agar para penyair Persia seperti Roudaki dan Daqiqi menjadi penyari pertama yang menulis bahasa Persia dengan beragam dialek daerah. Bahasa ini diterima oleh istana dan akhirnya menjadi bahasa Persia baru yang berkembang hingga kini dengan sedikit perubahan ucapan. Persia baru ditulis dengan tulisan Arab dan perlahan-lahan kosa kata bahasa Arab banyak mempengaruhinya dan berujung pada kemajuan peradaban Islam.
Mirza Koochak Khan Janggali Gugur Syahid
97 tahun yang lalu, tanggal 11 Azar 1300 HS, Mirza Koochak Khan Janggali, seorang ruhaniwan pejuang Iran, gugur syahid dalam perjuangan melawan rezim Mohammad Reza Khan yang despotik.
Setelah menyelesaikan pendidikan agamanya, Koochak Khan bergabung ke dalam barisan pejuang kebebasan Iran yang saat itu berada dalam cengkeraman rezim despotik dan kekuasaan imperialis asing. Pada tahun 1919, Iran dan Inggris menandatangani perjanjian yang memberi peluang lebih besar kepada Inggris untuk mengontrol Iran. Koochak Khan kemudian menggalang perjuangan untuk menentang perjanjian ini yang disebut sebagai "Kebangkitan Hutan".
Pada awalnya, pasukan Koochak Khan meraih kemenangan, namun atas kerjasama pasukan pemerintah dengan Uni Soviet dan Inggris, sebagian anggota gerakan "Kebangkitan Hutan" terbunuh dan sebagian lainnya ditawan. Akhirnya. Koochak Khan juga terbunuh dan dengan demikian berakhirlah gerakan "Kebangkitan Hutan".
Revolusi Fidel Castro Dimulai
62 tahun yang lalu, tanggal 2 Desember 1956, dimulailah revolusi Kuba yang dipimpin oleh Fidel Castro.
Saat itu, Kuba dikuasai oleh rezim Batista yang despotik dan korup. Sebelumnya, pada tahun 1953, Castro juga pernah melakukan perlawanan, namun mengalami kekalahan dan dia dijebloskan ke penjara. Dua tahun kemudian, yaitu tahun 1955, Castro dibebaskan dari penjara dan dibuang ke Amerika.
Pada tanggal 2 Desember 1956, Castro dan 82 pasukannya mendarat di Kuba namun kembali kalah dan mereka melarikan diri ke Sierra Maestra. Pada tahun 1957 , Castro melancarkan kembali serangannya yang berhasil membuat Batista kabur ke luar negeri pada tanggal 1 Januari 1959.
Fidel Castro kemudian mengambil alih kekuasaan dan aksi poliknya yang pertama adalah menasionalisasi industri-industri Kuba yang sebelumnya dikuasai AS. Perlawanan Castro melawan AS inilah yang menyebabkan Kuba dijatuhi embargo dan blokade ekonomi oleh AS.
Pada tahun 1976, Castro diangkat sebagai presiden dan kemudian ia mengangkat diri sebagai presiden seumur hidup. Ia menjalankan pemerintahan negaranya dengan system komunis.