Des 19, 2018 07:04 Asia/Jakarta
  • Lintasan Sejarah 19 Desember 2018.
    Lintasan Sejarah 19 Desember 2018.

Hari ini, Rabu 19 Desember 2018 bertepatan dengan 11 Rabiul Tsani 1440 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 28 Azar 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi pada hari ini di masa lampau.

Ibnu Khallikan Lahir

832 tahun yang lalu, tanggal 11 Rabiul Tsani 608 HQ, Ibnu Khallikan, seorang hakim, sejarawan, dan sastrawan muslim terkenal, terlahir ke dunia di kota Mosul, Irak.

Ibnu Khallikan banyak mengadakan perjalanan ke berbagai negara muslim untuk menuntut ilmu. Selama beberapa waktu, Ibnu Khallikan diangkat sebagai hakim di kota Damaskus, Suriah. Selain menguasai bidang hukum dan agama, Ibnu Khallikan juga dikenal berilmu tinggi di bidang sastra Arab, terutama syair.

Karya terpenting Ibnu Khallikan berjudul Wafayatul A'yaan, yang berisi penjelasan tentang kehidupan para pembesar dan ilmuwan pada zamannya.

Ilustrasi tambang bawah tanah.

Ratusan Penambang Pennsylvania Tewas

111 tahun yang lalu, tanggal 19 Desember 1907, terjadi ledakan di tambang batu bara di Jacobs, Pennsylvania yang menewaskan 239 pekerja dan hanya satu pekerja yang selamat dari tragedi itu.

Perusahaan batu bara Pittsburgh mendirikan titik penambangan di sisi gunung dekat dengan Sungai Youghiogheny. Kedalaman titik penambangan tersebut sekitar 2 mil (3,2 km) dan enam pekerja ditempatkan di setiap titik. Para pekerja turun dan naik ke permukaan dari titik penambangan dengan menggunakan katrol kayu.

Sekitar pukul 11.30 pada hari itu, sebanyak 240 pekerja berada di bawah atau titik penambangan ketika ledakan terjadi. Ledakan tersebut sangat keras, sehingga rumah-rumah di Jacobs Creek mengalami kerusakan. Gumpalan asap tebal keluar dari titik-titik penambangan dan meruntuhkan pintu masuk menuju perusahaan pertambangan itu. Seorang saksi mata mengatakan debu dan asap tebal mengelilingi daerah pertambangan.

Joseph Mapleton, yang berada di sisi pintu masuk menuju pertambangan saat ledakan terjadi, ialah satu-satunya pekerja yang selamat dari kejadian itu. Para korban meninggal dengan kondisi sangat mengenaskan, tubuh hancur dan mengalami gangguan pernapasan. Penyebab ledakan tersebut tidak diketahui dengan pasti, tetapi diperkirakan akibat kantog-kantong gas di titik penambangan secara tidak sengaja tersulur oleh api dari batu baru.

Dampak serangan rezim Saddam ke kota Dezful, Iran.

Kota Dezful Dibombardir Irak

36 tahun yang lalu, tanggal 28 Azar 1361 HS, dalam era perang Iran-Irak, tentara Irak menembakkan roket-roket darat ke sebuah kota di barat daya Iran, yaitu kota Dezful.

Dalam serangan ini, 60 warga sipil gugur syahid dan 287 orang lainnya luka-luka. Meskipun sebelumnya tentara Irak juga telah memborbadir beberapa kota di Iran dengan menggunakan pesawat tempur dan menewaskan banyak warga sipil, namun serangan ke kota Dezful adalah serangan besar Irak yang pertama kali dilakukan terhadap kawasan pemukiman.

Sejak saat itu, Irak semakin meningkatkan serangannya, di antaranya dengan menggunakan senjata kimia, ke kawasan pemukiman rakyat sipil Iran dan menewaskan atau melukai ribuan rakyat sipil negeri ini.