Des 27, 2018 07:10 Asia/Jakarta
  • 27 Desember 2018.
    27 Desember 2018.

Lintasan Sejarah hari ini, Kamis tanggal 27 Desember 2018 bertepatan dengan tanggal 18 Rabiul Tsani 1440 Hijriah Qamariah. Menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 6 Dey 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut peristiwa bersejarah apa saja yang terjadi pada hari ini di tahun-tahun yang lampau:

Abhari, Filsuf dan Astronom Iran Wafat

 

777 tahun yang lalu, tanggal 19 Rabiul Tsani 663 HQ, Atsir ad-Din Abhari, filsuf, astronom dan matematikawan terkenal Iran meninggal dunia.

 

Abhari merupakan murid Imam Fakhr ar-Razi dan Kamal ad-Din bin Yunus. Ia menyisihkan sebagian besar waktunya untuk mengajar dan menulis buku. Sebagai ilmuwan besar, Abhari menulis dalam sejumlah disiplin ilmu seperti logika, filsafat, matematika dan astronomi.

 

Sebagian karya tulisnya adalah Ishlah Uhsul Iqlidis dan Hidayah al-Hikmah.

 

IMF Mulai Beroperasi

73 tahun yang lalu, tanggal 27 Desember 1945, Dana Moneter Internasional (IMF), mulai beroperasi.

 

Walaupun berada di bawah PBB, IMF tercatat sebagai sebuah organisasi internasional yang independen. Organisasi ini didirikan antara lain dengan tujuan menstabilkan nilai-nilai mata uang dunia, memfasilitasi pembangunan dan pertumbuhan secara seimbang dalam perdagangan internasional serta mengembangkan lowongan kerja.

 

Namun demikian, arah kebijakan IMF banyak ditentukan oleh negara-negara yang paling banyak menaruh saham. Karena itu, negara-negara Barat, khususnya AS yang juga menjadi basis IMF, adalah pihak yang dominan dalam lembaga ini.

Langkah-langkah signifikan yang ditempuh IMF antara lain ialah penanaman modal pada sektor-sektor yang profitable dan memberikan utang kepada negara-negara anggotanya. Namun, karena sering mendiktekan berbagai kebijakan yang dinilai tidak realistis, IMF kerap mendulang kecaman dan protes berbagai negara yang memerlukan kucuran kreditnya.

 

Imam Khomeini Ucapkan Terima Kasih Atas Aksi Mogok Rakyat

 

40 tahun yang lalu, tanggal 6 Dey 1357 HS, Imam Khomeini ra mengucapkan terima kasih atas aksi mogok rakyat menentang rezim Shah Pahlevi.

 

Pasca aksi mogok besar-besaran para pekerja perusahaan minyak Iran dan terputusnya ekspor minyak, Imam Khomeini ra pada 6 Dey 1357 Hs mengeluarkan pesan dari Paris yang isinya mengecam aksi kekerasan yang dilakukan oleh pemerintahan militer dan ilegal Azhari dalam membantai rakyat.

 

Pesan Imam ini juga mendukung aksi mogok rakyat dan mengucapkan terima kasih kepada mereka yang iktu dalam aksi ini.

 

Dalam pesannya ini, Imam Khomeini ra menyeru rakyat agar mendukung para pekerja perusahaan minyak dan meminta mereka untuk mencegah ekspor minyak ke rezim penjajah Israel. Menyusul dikeluarkannya pesan ini, para pekerja perusahaan minyak pada hari ini menghentikan segala ekspor minyak negara ini ke luar negeri dan hanya menyiapkan minyak dan bahan bakar sekadar kebutuhan dalam negeri.