Lintasan Sejarah 8 Januari 2019
-
Lintasan Sejarah 8 Januari 2019.
Hari ini, Selasa 08 Januari 2019 bertepatan dengan 1 Jumadil Awal 1440 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 18 Dey 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi pada hari ini di masa lampau.
Sharafuddin Kashani Lahir
981 tahun yang lalu, tanggal 1 Jumadil Awal 459 HQ, Sharafuddin Khalid Fini Kashani, seorang sastrawan dan penyair terkenal Iran, terlahir ke dunia.
Fini Kashani mengabdi kepada seorang pejabat besar era Dinasti Saljuk bernama Nizhamul Mulk. Namun, setelah terbunuhnya Nizhamul Mulk, Kashani mengundurkan diri dari pekerjaannya dan pergi ke Basrah, Irak.
Di kota itu, Fini Kashani mengabdikan umurnya untuk menelaah ilmu-ilmu dan menulis berbagai buku. Di antara karya Fini Kashani adalah biografi dirinya sendiri di masa kerjanya dalam pemerintahan Dinasti Saljuk.
Amir Kabir Meninggal
167 tahun yang lalu, tanggal 18 Dey 1230 HS (7 Januari 1852), Mirza Muhammad Taqi Khan Amir Kabir, politisi dan penasehat terkemuka dinasti Qajar Iran, tewas terbunuh atas perintah Shah Nashiruddin.
Amir Kabir lahir dan besar di keluarga yang miskin. Setelah dewasa, keluarga kerajaan mengenali kemampuan Amir Kabir yang besar lalu mengangkatnya sebagai penasehat kerajaan. Selama masa jabatannya yang singkat, Amir Kabir banyak melakukan reformasi yang memihak rakyat banyak serta mencegah masuknya kekuatan asing dalam urusan internal Iran.
Di bidang keilmuan, Amir Kabir mendirikan sekolah teknik pertama di Iran, yaitu Darul Funun, menerbitkan buku-buku terjemahan serta koran-koran ilmiah dan budaya.
Amir Kabir juga melakukan langkah-langkah untuk memerangi penyelewengan dalam pemerintahan sehingga para penguasa Iran dan kekuatan-kekuatan asing yang memiliki kepentingan di Iran membencinya. Akhirnya, Shah Nashiruddin mengasingkan Amir Kabir ke kota Kashan, lalu dibunuh.
Martin Luther King Meninggal
50 tahun yang lalu, tanggal 8 Januari 1968, Martin Luther King, pemimpin perjuangan kaum kulit hitam Amerika, tewas akibat tembakan dari seorang pria tak dikenal.
Luther King dilahirkan pada tahun 1929 di kota Atlanta dan menuntut ilmu di Boston University. Setelah lulus, Luther King memulai perjuangannya menentang rasialisme di Amerika. Saat itu, perjuangan anti rasialisme dan anti undang-undang yang terkait dengan pengakuan keistimewaan kaum kulit putih di atas kaum kulit hitam, tengah berkecamuk di seluruh penjuru Amerika Serikat.
Martin Luther King amat gigih mendorong kaumnya agar terus berjuang menuntut persamaan hak dengan kaum kulit putih dan dia menggalang berbagai demosntrasi anti-rasialisme. Pada tahun 1964, Martin Luther King dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian. Hingga kini, kasus pembunuhan terhadap Martin Luther King masih belum terungkap, namun banyak saksi menyatakan bahwa CIA terlibat dalam pembunuhan ini.