Jul 06, 2019 04:49 Asia/Jakarta
  • 6 Juli 2019
    6 Juli 2019

Hari ini, Sabtu, 6 Juli 2019 bertepatan dengan 3 Dzulkaidah 1440 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 15 Tir 1398 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi pada hari ini di masa lampau.

Ibnu Munir Terlahir

 

820 tahun yang lalu, tanggal 3 Dzulqadah 620 Hijriah, Ibnu Munir, seorang ahli fiqih dan tafsir dari Mesir terlahir di Iskandaria.

Ibnu Munir belajar ilmu-ilmu dasar dari ayahnya sendiri sebelum kemudian menimba dan menekuni ilmu agama dalam berbagai bidangnya, termasuk fikih, ulumul Quran, dan sastera Arab dari guru-guru kesohor pada zamannya.

 

Dalam hidupnya, Ibnu Munir memegang berbagai jabatan, termasuk sebagai Qadhi. Dia wafat di Iskandaria pada usia ke 63 dan dimakamkan di area sebuah masjid yang belakangan tenar dengan nama Masjid Jami' Al-Munir.

 

Ulama ini meninggal berbagai karya tulis di bidang tafsir aAl-Quran dan beberapa bidang ilmu keislaman lainnya. Sebagian dari karyanya berkali-kali dicetak ulang di Kairo, ibu kota Mesir.

 

Komoro Merdeka

 

44 tahun yang lalu, tanggal 6 Juli 1975, Komoro, sebuah negara kepulauan yang terletak di lepas pantai Mozambik, Afrika Tenggara, memproklamasikan kemerdekaannya dari Perancis.

 

Komoro memiliki penduduk mayoritas muslim dan karena itulah rakyat negara ini sepakat untuk mendirikan negara Islam atau Federal Islamic Republic of Comoros.

 

Kepulauan Komoro awalnya dikuasai oleh bangsa Arab sehingga agama Islam menyebar di sana. Setelah itu, Komoro sempat dijajah oleh Portugis sebelum akhirnya dikuasai oleh Perancis sejak tahun 1832. Sekitar satu setengah abad kemudian, barulah perjuangan kemerdekaan rakyat Komoro mencapai hasilnya.

 

Ayatullah Sayid Javad Khamenei Wafat

 

33 tahun yang lalu, tanggal 15 Tir 1365 HS, Ayatullah Sayid Javad Khamenei meninggal dunia di usia 91 tahun dan dimakamkan di komplek makam suci Imam Ridha as.

Ayatullah Sayid Javad Hosseini Khamenei merupakan ulama besar Iran yang lahir sekitar tahun 1274 Hs di kota Khameneh, dekat Tabriz, Azerbaijan Timur. Berasal dari keluarga ulama dan dididik oleh ayah beliau yang juga seorang faqih. Di masa mudanya, Ayatullah Sayid Javad Khamenei melakukan safar ke tempat-tempat ziarah, termasuk Mashad. Dalam safar yang dilakukan inilah beliau tertarik melihat hauzah ilmiah Mashad yang berujung pada keputusan beliau untuk tinggal selamanya di kota ini.

 

Sayid Javad Hosseini di Mashad belajar kepada ayatullah Aghazadeh Khorasani dan Haj Agha Hosseini Qommi, sehingga mencapai derajat keilmuan yang tinggi. Beliau pada tahun 1305 Hs memutuskan pergi ke Najaf, Irak untuk melanjutkan pendidikan agamanya. Selama belajar di Najaf, beliau menuntut ilmu kepada Ayatullah Mirza Naini dan Sayid Abolhossein Isfahani

 

Sayid Javad Khamenei di hari-hari kelam dan tekanan yang dilakukan rezim Shah Pahlevi, menghadapi berbagai macam kesulitan. Tidak hanya beliau yang merasakan itu, tapi juga keluarganya. Namun beliau tidak pernah berhenti melawan rezim Shah.

 

Dari ulama besar ini lahir seorang putra yang saat ini menjadi Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei. Ketika beliau wafat, Sayid Ali Khamenei, anaknya sedang menjabat sebagai presiden Iran.