May 01, 2016 04:55 Asia/Jakarta

Hari ini, Kamis tanggal 28 April 2016 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 20 Rajab 1437 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 9 Ordibehesht 1395 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari di tahun-tahun yang lampau.

Perang Yarmuk Antara Muslimin dan Romawi

 

1424 tahun yang lalu, tanggal 20 Rajab tahun 13 Hq, terjadi perang besar di Yarmuk antara pasukan Muslim dengan pasukan imperium Romawi Timur.

Yarmuk adalah nama sebuah lembah di negeri Syam, Kaisar Heraklitus, Raja Romawi menyusun satu pasukan besar untuk mengalahkan pasukan Islam.

 

Namun kaum muslimin dengan jumlah pasukan yang lebih kescil dan perlengkapan perang yang lebih sederhana berhasil mengalahkan pasukan Romawi. Kemenangan ini sekaligus membawa pasukan Muslim kian mendekati pintu gerbang kerajaan Romawi. Setahun setelah itu, pasukan Muslim menduduki Beitul Maqdis tanpa pertumpahan darah.

 

Ayatullah Sadruddin lahir

 

138 tahun yang lalu, tanggal 20 Rajab tahun 1299 Hq, Ayatullah Sadruddin Sadr, salah seorang ulama besar muslim lahir di kota Kazhimain, Irak.

Setelah melewati masa kanak-kanaknya, beliau menimba berbagai cabang ilmu dari para guru dan ulama di kotanya. Setelah itu Sadruddin Sadr melanjutkan pendidikannya di kota Najaf al-Asyraf sampai berhasil meraih derajat ijtihad.

 

Ayatullah Sadruddin Sadr pada usia 32 tahun pergi ke kota Mashad di Iran dan menetap di sana sampai tahun 1348 Hijriah. Beliau lantas kembali ke negeri Irak. Ayatullah Sadruddin Sadr meninggalkan banyak karya penulisan di antaranya buku berjudul Mokhtasar Tarikh al-Islam.

Peresmian Makam Baru Abu Ali Sina

58 tahun yang lalu, tanggal 9 Ordibehest 1337 Hs, makam baru Abu Ali Sina di kota Hamedan diresmikan tepat dengan peringatan seribu tahun kelahiran ilmuwan besar muslim itu dengan dihadiri para ilmuwan dan orientalis.

Makam baru Abu Ali Sina didirikan di area seluas lebih dari 3000 meter. Ada 12 tiang yang menyangga makam Ibnu Sina dan menjadi simbol penguasaannya atas 12 displin ilmu seperti kedokteran, perbintangan, matematika, filsafat, logika, sastra, metafisika, irfan dan lain-lain. Sementara ada 10 tiang lainnya di depan kuburan beliau sebagai simbol telah lewat 10 abad dari kehidupan ilmuwan muslim ini.

Di sisi kuburan Ibnu Sina terdapat museum yang terkait dengan pribadi agung ini dan terbuka setiap hari bagi para pengunjung dan pecinta ilmu pengetahuan.

AS Menyerang Republik Dominika

51 tahun yang lalu, tanggal 28 April tahun 1965, pemerintah AS melakukan serangan militer terhadap Republik Dominika dengan alasan untuk melindungi warga AS yang berada di negara itu.

Sebelumnya, kekuatan militer di Republik Dominika melakukan kudeta terhadap Presiden Juan Bosch yang beraliran kiri sehingga tejadilah perang saudara antara kelompok kiri pendukung Juan Bosch dan kelompok kanan yang didukung AS. Atas dasar inilah AS melakukan serangan militer ke Republik Dominika.

 

Awalnya, AS hanya mengirimkan 1500 tentara, namun dalam waktu singkat bertambah hingga 40.000 tentara. Akhirnya, dengan turun tangannya Organisasi Negara Amerika, perang berhenti dan pemerintahan baru terbentuk, sehingga AS terpaksa keluar dari wilayah Dominika Republik.

 

Kelompok Mujahidin Afganistan Menang

 

24 tahun yang lalu, tanggal 28 April tahun 1992, kelompok Mujahidin Afganistan setelah 13 tahun berjuang melawan tentara merah Soviet dan pemerintahan bonekanya di Afganistan, akhirnya berhasil meraih kemenangan.

Tiga tahun sebelumnya, setelah 10 tahun menduduki Afganistan, tentara Soviet pada bulan Februari 1989 terpaksa angkat kaki dari negara itu. Namun, perpecahan di antara kelompok pejuang dan kurangnya bantuan dari luar negeri terhadap mereka, membuat pemerintahan boneka Soviet masih terus bercokol.

 

Akhirnya, pada tanggal 28 April 1992, pasukan Mujahidin berhasil menduduki kota Kabul dan menggulingkan pemerintahan boneka Soviet.

Doktor Zabihollah Safa, Penyair Kontemporer Iran Wafat

17 tahun yang lalu, tanggal 9 Ordibehesht 1378 Hs, Doktor Zabihollah Safa Shahmirzadi, peneliti, penerjemah dan penyair kontemporer Iran meninggal dunia dalam usia 88 tahun di Jerman.

Doktor Zabihollah Safa lahir di kota Shahmrizad pada 1290 Hs. Beliau menyelesaikan pendidikan dasar dan menenengahnya di kota kelahirannya dan setelah itu melanjutkan pendidikannya hingga meraih gelar doktor bidang sastra di Tehran.

Doktor Safa banyak menjabat posisi penting bidang budaya dan meninggalkan banyak hasil di bidang budaya dan sosial. Beliau pernah menjadi Sekjend Komisi Tinggi UNESCO di Iran dan Dekan Fakultas Sastra Universitas Tehran. Pada 1312 Hs, beliau bekerjasama dengan sejumlah majalah budaya Iran dan menulis puluhan artikel di bidang sastra, sejarah dan filsafat.

Doktor Safa banyak meninggalkan karya tulis di bidang sejarah, budaya dan sastra Persia seperti Sejarah Sastra Iran dalam lima jilid, Sejarah Ilmu-Ilmu Rasional dalam Peradaban Islam, Hemaseh Sarai dar Iran, Ganj Sokhan dalam 3 jilid dan Mazhab Syiah di Iran.