-
Warta Berita 3 Mei 2021
May 03, 2021 12:13Warta berita hari ini, Senin, 3 Mei 2021.
-
Warta Berita 26 April 2021
Apr 26, 2021 11:57Warta berita hari ini, Senin, 26 April 2021.
-
Mesir Dukung Solusi Politik untuk Akhiri Krisis Yaman
Apr 26, 2021 08:03Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry, mengatakan Kairo mendukung penyelesaian krisis Yaman secara politik.
-
Lintasan Sejarah 26 April 2021
Apr 26, 2021 02:22Hari ini, Senin 26 April 2021 bertepatan dengan 13 Ramadan 1442 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran tanggal 6 Ordibehest 1400 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi hari ini.
-
Iran Minta Tindakan Pemaksaan Sepihak Segera Diakhiri
Apr 22, 2021 05:44Duta Besar Iran untuk PBB, Majid Takht-Ravanchi menyebut tindakan koersif sepihak khususnya di tengah kondisi sulit pandemi Corona, sebagai pelanggaran hak hidup di negara-negara yang menjadi target dan meminta praktik ini segera diakhiri.
-
Rencana AS untuk Menarik 2500 Tentaranya dari Afghanistan
Apr 21, 2021 13:12Agresi militer Amerika Serikat (AS) ke Afghanistan telah berlangsung selama pemerintahan Presiden George W. Bush, Barack Obama dan Donald Trump.
-
Lintasan Sejarah 20 April 2021
Apr 20, 2021 02:19Hari ini, Selasa 20 April 2021 bertepatan dengan 7 Ramadan 1442 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran tanggal 31 Farvardin 1400 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi hari ini.
-
Lintasan Sejarah 18 April 2021
Apr 18, 2021 02:28Hari ini, Ahad 18 April 2021 bertepatan dengan 5 Ramadan 1442 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran tanggal 29 Farvardin 1400 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi hari ini.
-
Rusia: Pertemuan Komisi Bersama JCPOA di Wina Berlanjut
Apr 16, 2021 15:02Wakil tetap Rusia di Perserikatan Bangsa-Bangsa, PBB mengabarkan berlanjutnya pertemuan Komisi Bersama JCPOA di Wina dalam kerangka negosiasi-negosiasi tidak resmi.
-
PBB: Krisis Myanmar Mengkhawatirkan, 50 Anak Tewas
Apr 14, 2021 05:59Aksi represif junta militer terhadah demonstran Myanmar menewaskan lebih dari 700 orang, termasuk 50 anak.