• Perkembangan Iptek di Iran dan Dunia (6)

    Perkembangan Iptek di Iran dan Dunia (6)

    Sep 29, 2018 12:06

    Salah satu prestasi penting para peneliti Republik Islam Iran adalah mereka mampu menciptakan alat desalinasi berbasis tenaga surya. Dengan menggunakan teknologi tabung vakuk, mereka menciptakan sistem desalinasi berbasis tenaga surya yang berfungsi untuk mengubah air asin menjadi air tawar. Sistem ini juga mampu untuk memurnikan air yang mengandung polutan tidak aktif tanpa menimbulkan limbah, dimana air yang keluar dari  peralatan tersebut bisa dikonsumsi binatang, tanaman dan manusia.

  • Perkembangan Iptek di Iran dan Dunia (5)

    Perkembangan Iptek di Iran dan Dunia (5)

    Sep 27, 2018 17:20

    Program Dinamika Medis di Iran dan Dunia bagian kelima ini akan menjelaskan singkat mengenai beberapa keberhasilan para peneliti Republik Islam Iran di bidang medis. Baru-baru ini Mashad University of Medical Scienses Iran (MUMS) meraih peringkat ketiga di dunia di sektor penanganan dan pengobatan Refraction Erro (Kelainan Refraksi).

  • Perkembangan Iptek di Iran dan Dunia (4)

    Perkembangan Iptek di Iran dan Dunia (4)

    Sep 26, 2018 17:16

    Pada bagian ini akan diulas singkat mengenai metode standar pertama untuk mendeteksi indera penciuman dan berbagai keberhasilan para peneliti Republik Islam Iran di bidang medis dan ilmu kedokteran.

  • Perkembangan Iptek di Iran dan Dunia (3)

    Perkembangan Iptek di Iran dan Dunia (3)

    Sep 25, 2018 17:20

    Republik Islam Iran adalah negara ketiga yang memanfaatkan nanoteknologi untuk pemurnian air dengan nitrat tinggi. Negara Islam ini meluncurkan teknologi pengolahan dan pemurnian air dengan menggunakan teknologi elektrodialysis selektif pada awal November 2016, dimana sebelumnya, teknologi ini hanya dimiliki oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel. Penyediaan air minum yang sehat adalah satu hal yang sangat penting dan mendasar, bahkan banyak negara yang selalu merasa khawatir tentang bagai

  • Perkembangan Iptek di Iran dan Dunia (2)

    Perkembangan Iptek di Iran dan Dunia (2)

    Sep 24, 2018 18:32

    Peneliti Republik Islam Iran di Universitas Amirkabir telah merancang dan mengembangkan alat perangsang otak bernama Transcranial Direct Current Stimulation (tCDS) yang dapat digunakan dalam pengobatan penyakit Parkinson, Alzheimer dan depresi tanpa efek samping. Alat ini jugamampu membantu untuk memperkuat memori.

  • Perkembangan Iptek di Iran dan Dunia (1)

    Perkembangan Iptek di Iran dan Dunia (1)

    Sep 23, 2018 18:30

    Tulisan singkat ini berupaya untuk memperkenalkan hal-hal baru dalam dunia sains, teknologi dan ilmu kedokteran di Republik Islam Iran dan dunia. Cinnora atau Adalimumab adalah obat yang paling laris di dunia, dimana teknologi pembuatannya hanya tersedia di Amerika Serikat, namun kini Iran telah mampu memproduksi sendiri obat penting dan mahal tersebut. Iran pada tanggal 25 Oktober 2016 memamerkan Cinnora yang diproduksi dalam negeri.

  • Produksi Sainstek Nano Iran Tempati Posisi Empat Dunia

    Produksi Sainstek Nano Iran Tempati Posisi Empat Dunia

    Jan 24, 2018 13:54

    Pendiri situs Pusat Sitasi Sains Dunia Islam (ISC), Jafar Mehrdad menyatakan, Iran memproduksi 8.791 paper, dan berada di posisi keempat dunia di bidang produksi sains dan teknologi nano pada tahun 2017.

  • Iran Ekspor Produk Nano ke 21 Negara Dunia

    Iran Ekspor Produk Nano ke 21 Negara Dunia

    Sep 04, 2017 15:48

    Kepala Departemen Promosi Industri, Dewan Inisiatif Nanoteknologi Iran, INIC mengatakan, produk-produk Nano Republik Islam Iran diekspor ke 21 negara dunia.

  • Kerjasama Iran-Indonesia di Sektor Nanoteknologi

    Kerjasama Iran-Indonesia di Sektor Nanoteknologi

    Apr 15, 2017 15:04

    Republik Islam Iran adalah salah satu negara terkemuka di bidang Nanoteknologi. Sektor Nanoteknologi Iran dalam empat tahun terakhir mengalami pertumbuhan signifikan, di mana rata-rata lebih dari 120 persen pertahun meskipun negara ini didera berbagai sanksi dan dalam kondisi ekonomi yang sulit. Saat ini, Iran berada di peringkat keenam dunia dari sisi produksi nano.