Financial Times: London Mundur dari Rencana Penyitaan Aset Rusia
-
Bendera Rusia dan Inggris
Pars Today - Surat kabar Inggris Financial Times mengutip seorang pejabat pemerintah Inggris yang tidak disebutkan namanya, menulis dalam sebuah laporan bahwa pemerintah Inggris tidak akan mengambil tindakan ini secara sepihak setelah Dewan Eropa gagal mencapai kesepakatan tentang rencana penyitaan aset Rusia yang dibekukan.
Menurut laporan IRNA pada Sabtu (20/12/2025) pagi, laporan Financial Times menyatakan, "Pejabat pemerintah Inggris mengumumkan bahwa London tidak akan mengambil tindakan dalam hal ini tanpa mitra internasionalnya."
Laporan koran Financial Times menambahkan, Sebelum pertemuan Dewan Eropa pada hari Jumat (19/12), London berencana untuk menyediakan hingga delapan miliar poundsterling ($10,6 miliar) aset Rusia yang dibekukan di Inggris untuk Ukraina, tetapi setelah pertemuan itu, mereka mundur dari pelaksanaan keputusan ini.
Namun, menurut laporan ini, London akan terus bekerja sama erat dengan Kelompok Tujuh dan Uni Eropa dalam pembiayaan Ukraina.
"Pemerintah Inggris juga telah memutuskan untuk mengaktifkan jaminan pinjaman Bank Dunia sebesar 2 miliar dolar AS untuk Ukraina lebih awal dari yang direncanakan, bahkan mulai tahun 2026, sehingga Kiev dapat mengakses uang itu lebih cepat dan memenuhi kebutuhan daruratnya," lapor harian Financial Times.
Laporan Financial Times menjelaskan, "Selain itu, London tetap berkomitmen untuk mengalokasikan tiga miliar poundsterling (4 miliar dolar AS) per tahun untuk dukungan militer bagi Ukraina hingga tahun 2030."(sl)