May 29, 2024 17:41 Asia/Jakarta
  • serangan Rezim Zionis ke Rafah
    serangan Rezim Zionis ke Rafah

Surat kabar Rezim Zionis, menyebut laporan Militer Israel, soal berat bom yang dijatuhkan ke para pengungsi Palestina, di Rafah, hari Minggu, menyesatkan dan tidak jujur.

Haaretz, Rabu (29/5/2024) melaporkan, pemboman kamp pengungsi Palestina di dekat gudang UNRWA, di barat laut Rafah, menyebabkan sedikitnya 45 orang gugur, dan 249 lainnya terluka.
 
Sehubungan dengan ini, Haaretz menjelaskan, penjelasaan Militer Israel, bahwa bobot dua bom yang dijatuhkan ke Rafah, adalah 17 kilogram, menyesatkan.
 
Menurut Haaretz, berat masing-masing bom yang dijatuhkan ke Rafah, 110 kilogram, dan Militer Israel, hanya menyebutkan berat hulu ledaknya saja, bukan berat total bom.
 
"Penjelasan tidak jujur semacam ini hanya diperuntukkan bagi pemirsa media tersebut saja yang lebih dari tujuh bulan menyembunyikan data sebenarnya terkait perang Gaza," imbuhnya.
 
Stasiun televisi Amerika Serikat, CNN, hari ini mengabarkan, berdasarkan hasil penyelidikan pakar senjata, amunisi buatan AS, digunakan dalam serangan Israel, ke Rafah.
 
Di sisi lain, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyebut serangan ke Rafah, sebagai "kesalahan menyedihkan", dan mengaku akan menyelidiki kasus ini. (HS)

Tags