Indonesia Bisa Berpartisipasi dalam Rekonstruksi Irak dan Suriah
-
Kondisi Irak yang porak poranda pasca perang
Perusahaan konstruksi asal Indonesia bisa berpartisipasi dalam pembangunan kembali infrastruktur di Irak dan Suriah pascaperang yang melanda dua negara Arab itu melalui Yordania sebagai pintu masuknya.
Situs Antara Minggu (23/12) melaporkan, Wakil Ketua Kamar Dagang Amman (ACC) Nafez Alayyan dalam pertemuan dengan delegasi Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI yang berlangsung hari Rabu mengatakan, rekonstruksi Irak dan Suriah akan dilaksanakan dalam waktu dekat seiring makin meredanya konflik dan meningkatnya stabilitas di kedua negara tetangga Yordania tersebut.
Alayyan menyarankan kontraktor Indonesia untuk menanamkan modalnya terlebih dulu dan bermitra dengan pengusaha di Yordania sehingga saat proyek rekonstruksi Irak dan Suriah dimulai, perusahaan Indonesia dapat langsung berpartisipasi secara aktif.
Menyikapi peluang tersebut, Duta Besar RI untuk Yordania, Andy Rachmianto mengatakan Indonesia memiliki perusahaan konstruksi yang berpengalaman dalam melaksanakan proyek-proyek konstruksi besar di beberapa negara dunia dengan hasil yang memuaskan.(PH)