Rupiah Melemah, Optimisme Stabilitas Ekonomi Tetap Mewarnai
https://parstoday.ir/id/news/indonesia-i68078-rupiah_melemah_optimisme_stabilitas_ekonomi_tetap_mewarnai
Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan ini masih melanjutkan pelemahan yang terjadi tiga hari berturut-turut jelang akhir pekan lalu.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Mar 04, 2019 07:43 Asia/Jakarta
  • Rupiah dan dolar
    Rupiah dan dolar

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan ini masih melanjutkan pelemahan yang terjadi tiga hari berturut-turut jelang akhir pekan lalu.

Situs Antara hari Senin (4/3) melaporkan, kurs rupiah, Senin pagi, bergerak melemah 35 poin menjadi Rp14.155 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.120 per dolar AS.

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih di Jakarta, Senin, mengatakan, pada hari ini rupiah justru diprediksi menguat.

Perkembangan terakhir pembicaraan kesepakatan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Cina dikabarkan mendekati final, yang bisa mengakhiri ancaman pengenaan tarif 25 persen atas-barang-barang impor Cina ke AS senilai 200 miliar dolar AS. 

Menurut Lana, pasar menyambut positif potensi kesepakatan ini. Menurunnya ketidakpastian berpotensi membuat dolar AS melemah

Hingga pukul 9.42 WIB, nilai tukar rupiah masih bergerak melemah 28 poin menjadi Rp14.148 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.120 per dolar AS.

Gubernur bank sentral Indonesia, Perry Warijoyo

Sementara itu, Gubernur BI Perry Warjiyo optimistis nilai tukar rupiah akan bergerak stabil bahkan cenderung menguat tahun ini.

Penyokongnya antara lain berlanjutnya aliran masuk dana asing imbas ketidakpastian global yang mereda, kepercayaan investor terhadap kebijakan pemerintah dan BI, serta imbal hasil surat utang negara Indonesia yang menarik.

Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani juga meyakini momentum positif pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terjaga di tahun 2019 ini.

Sri Mulyani mengatakan, kondisi APBN 2018 yang ditutup sehat akan menjadi pijakan untuk pertumbuhan ekonomi serta kinerja anggaran yang lebih baik di tahun ini.

Menkeu Indonesia, Sri Mulyani

Situs Kata Data melaporkan, sepanjang tahun ini atau secara year to date, rupiah masih tergolong sebagai mata uang Asia dengan penguatan terbesar terhadap dolar AS. Rupiah menguat 1,88 persen. Penguatan ini sama besar dengan baht Thailand, namun lebih kecil dari yuan Cina yang berhasil menguat 2,49 persen. (PH)