Mahfud MD Serukan Masyarakat Tidak Golput
https://parstoday.ir/id/news/indonesia-i69223-mahfud_md_serukan_masyarakat_tidak_golput
Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Mahfud MD mengajak para tokoh masyarakat, agama, etnis, dan lainnya di Kalimantan Barat untuk menyukseskan Pemilu 2019 dengan mengajak para pengikut mereka untuk datang ke tempat pemungutan suara pada 17 April mendatang dan tidak golput.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Apr 13, 2019 06:45 Asia/Jakarta
  • Pemilu
    Pemilu

Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Mahfud MD mengajak para tokoh masyarakat, agama, etnis, dan lainnya di Kalimantan Barat untuk menyukseskan Pemilu 2019 dengan mengajak para pengikut mereka untuk datang ke tempat pemungutan suara pada 17 April mendatang dan tidak golput.

Situs Antara melaporkan, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi tersebut datang ke Pontianak bersama Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan. Keduanya menghadiri apel kebangsaan dan deklarasi Pemilu 2019 damai, yang dihadiri para tokoh masyarakat, agama, etnis, dan organisasi kemasyarakatan.

Terkait Pemilu 2019, Mahfud menyatakan, hak untuk memilih dalam pemilu itu adalah hak inklusif yang diberikan konstitusi. Untuk menentukan pemimpin negara maka pemimpin harus dipilih.

 

Mahfud MD

Menurut Mahfud, kalau sudah terpilih, siapapun yang terpilih pada 17 April 2019, pada sore harinya seusai hasil hitung cepat, rakyat akan saling berangkulan kembali. Sebagai sesama anak bangsa dan bersatu bernegara. Menerima pemimpin siapa pun yang dipilih oleh rakyat.

Kalau ada kekhawatiran bahwa calon yang akan dipilih tidak baik, maka caranya bisa dengan mengkalkulasi apa yang ada di dalam sosok calon tersebut, seperti ketegasan, kelembutan, kejujuran, tingkah laku calon. Satu sama lain dibanding dan diberi skor atau penilaian.

Ia mengingatkan jangan memilih pakai ukuran malaikat. Karena ini memilih manusia yang tentu saja ada kekurangan dan kelebihannya. Maka harus dipilih karena calon yang itu sudah disaring secara konstitusional.

Mahfud meminta para tokoh yang hadir dalam acara tersebut untuk menyampaikan kepada pengikut mereka. Karena itu pula, semua tokoh dipertemukan dalam silaturahmi tersebut untuk menyampaikan pesan pemerintah bahwa 5 hari lagi agar memilih dan pilihlah dengan tenang. Mantan menteri kehakiman dan HAM di era Gus Dur ini menegaskan bahwa demokrasi harus selalu didampingi dengan hukum, sebab demokrasi kalau tidak ada hukum, hancur. Kalau hukum tidak lewat proses demokrasi juga akan sewenang-wenang.(PH)