Menanti Penurunan Harga Tiket Pesawat Mulai 11 Juli
https://parstoday.ir/id/news/indonesia-i71696-menanti_penurunan_harga_tiket_pesawat_mulai_11_juli
Pemerintah dan maskapai sepakat untuk menyediakan 30% alokasi tiket pesawat murah tiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Hal tersebut sesuai dengan hasil rapat koordinasi dan rapat teknis yang dilaksanakan di Kemenko Perekonomian hari ini, Senin (8/7/2019).
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jul 09, 2019 06:53 Asia/Jakarta
  • Pesawat Lion Air
    Pesawat Lion Air

Pemerintah dan maskapai sepakat untuk menyediakan 30% alokasi tiket pesawat murah tiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Hal tersebut sesuai dengan hasil rapat koordinasi dan rapat teknis yang dilaksanakan di Kemenko Perekonomian hari ini, Senin (8/7/2019).

"Kita akan berikan penurunan tarif 50% dari batas atas LCC untuk alokasi seat sejumlah 30% dari total kapasitas pesawat," kata Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Senin (8/7/2019). Demikian pantuan Parstoday dari Detikcom, Selasa (09/07)

Susiwijono menambahkan, penurunan tarif ini hanya berlaku untuk maskapai Citilink dan Lion Air. Keduanya merupakan maskapai penerbangan berbiaya murah.

Dengan demikian, maskapai Citilink dari Garuda Group diminta menyiapkan 62 penerbangan murah setiap harinya pada Selasa, Kamis, dan Sabtu.

Harga tiket pesawat di kedua maskapai tersebut di waktu yang telah ditentukan itu akan turun sebesar 50 persen dari tarif batas atas yang telah ditetapkan pemerintah sebelumnya.

Pesawat Garuda

“Kita akan memberikan penurunan tarif 50 persen dari TBA untuk 30 persen dari total seat pesawat,” kata Susi.

Susi menjelaskan, untuk secara detilnya rute mana saja yang akan diturunkan harganya akan diumumkan sebelum 11 Juli 2019.

Pernyataan CEO Lion Air

CEO Lion Air Rudy Lumengkewas mengaku pihaknya tak khawatir dengan permintaan pemerintah untuk menurunkan harga tiket pesawat di waktu tertentu.

Dia percaya diri penurunan harga tiket tersebut tak akan mengganggu kinerja keuangan perusahaannya.

"Enggak (ada dampak keuangan dari penurunan harga tiket pesawat. Kita ikut aja, enggak bicara soal itu. Kita ikut kebijakan pemerintah," ujar Rudy di kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (8/7/2019).

Rudy mengatakan, nantinya pihaknya juga akan mendapat insentif dari pengelola bandara setelah menurunkan harga tiketnya. Namun, dia tak menjelaskan secara rinci mengenai insentif itu.

Penurunan tiket, lalu apa insentif buat maskapai?

Menurut Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono "Intinya komposisi untuk pembagian sharing beban ini mendasarkan struktur biaya riil penerbangan.”

Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi mengatakan insentif yang diberikan kepada maskapai yang menurunkan tiket dibahas besok. Insentif bisa berupa potongan biaya kebandarudaraan.

"Jadi nanti bisa dalam bentuk potongan, bisa dalam bentuk voucher atau nanti langsung menurunkan tagihan," ujar Faik di tempat yang sama.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) M Awaluddin ditemui di tempat yang sama mengatakan ada tiga hal yang bisa dilakukan. Dengan begitu beban bisa berkurang.

"Tiga hal yang bisa dilakukan pertama infrastructure sharing, resource collaboration dan bagaimana semua pihak stakeholder bandara punya operation platform yang sama," tuturnya.