Inilah Rudal-Rudal Jelajah dan Pertahanan Udara Militer Iran (2)
https://parstoday.ir/id/news/iran-i108786-inilah_rudal_rudal_jelajah_dan_pertahanan_udara_militer_iran_(2)
Salah satu yang menarik dalam latihan gabungan terbaru militer Republik Islam Iran Zulfiqar-1400 adalah penembakan rudal-rudal jelajah anti-kapal seperti Nasr, Qader, dan Ghadir yang sukses menghancurkan target-target yang telah ditentukan di laut.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Nov 11, 2021 22:08 Asia/Jakarta
  • Rudal pertahanan udara militer Republik Islam Iran.
    Rudal pertahanan udara militer Republik Islam Iran.

Salah satu yang menarik dalam latihan gabungan terbaru militer Republik Islam Iran Zulfiqar-1400 adalah penembakan rudal-rudal jelajah anti-kapal seperti Nasr, Qader, dan Ghadir yang sukses menghancurkan target-target yang telah ditentukan di laut.

Selain itu, dalam manuver gabungan yang digelar dari hari Minggu-Senin (7-8/11/2021) itu adalah penggunaan sistem rudal permukaan ke udara Mersad dan Khordad-15. Sistem-sistem ini sukses menembakkan rudal Shalamcheh dan Sayyad-3 dan berhasil menghancurkan target dalam latihan.

Qader adalah generasi baru rudal jelajah Iran dengan jangkauan 300 kilometer, yang menampilkan kemampuan reaksi cepat, kemampuan untuk bergerak di ketinggian rendah, presisi tinggi dan daya penghancur yang tinggi.

Qader merupakan rudal jelajah anti-kapal jarak menengah yang dikembangkan oleh para ilmuwan Republik Islam Iran. Rudal ini memiliki kemampuan destruktif yang tinggi untuk menghancurkan target di pantai dan kapal perang.

Rudal jelajah tesebut memiliki hulu ledak minimal 159 kg yang bisa ditembakkan dari beragam jenis kapal perang, helikopter Mil Mi-17, F-4 Phantom dan peluncur rudal pantai, di mana Qader memiliki jangkauan 200-230 kilometer dengan akurasi 97 persen.

Rudal Ghadir adalah rudal jelajah anti-kapal Iran dengan jangkauan 330 km. Rudal itu mampu digunakan baik dari pantai (darat) ke laut maupun dari kapal. Rudal jelajah Iran ini juga memiliki kemampuan khusus, termasuk hulu ledak yang efektif dengan daya ledak tinggi dan operasi di lingkungan perang elektronik.

Rudal jelajah Nasr juga merupakan buatan dalam negeri dengan presisi tinggi dan dirancang untuk menyerang dan menghancurkan target tertentu. Rudal Nasr telah meningkatkan kemampuan operasional dan taktis Angkatan Udara Iran.

Nasr dapat dipasang dan ditembakkan dari berbagai jenis pesawat tempur. Rudal ini awalnya dirancang dan diproduksi sebagai rudal jelajah anti-kapal, namun para ahli Iran berhasil memodifikasi untuk digunakan dalam misi udara.  

Tahap pertama manuver Zolfeghar-1400  dimulai pada hari Minggu di perairan Teluk Persia dan Laut Oman. Latihan di area seluas satu juta meter persegi ini diikuti oleh empat matra militer Iran yaitu angkatan darat, laut, dan udara, serta pasukan pertahanan udara.

Unit-unit militer yang dilibatkan adalah unit-unit infanteri, unit lapis baja dan unit mekanik Angkatan Darat Militer Iran, sistem pertahanan udara Pasukan Pertahanan Udara, kapal permukaan dan kapal selam Angkatan Laut, dengan dukungan jet tempur dan drone Angkatan Udara.

Dalam manuver Zolfeghar-1400 dilakukan operasi pengumpulan informasi elektronik, sinyal dan anti-elektronik pasukan penyerbu dengan menggunakan alat penyadap, dan pelacakan posisi yang dilakukan unit-unit taktis serta unit pantai, dengan berbagai jenis drone pelacak buatan Iran, yaitu Ababil-3, Yasir, Sadeq, Mohajer-4, dan Simorgh serta berbagai jenis pesawat pelacak termasuk RF-4, P-3F dan Boeing 707.

Dilatih pula kemampuan pengamatan dan pemantauan wilayah teritorial Iran, dan kawasan secara umum di perairan selatan Iran, dan operasi penembakan sistem pertahanan udara untuk menyerang target-target musuh, dan operasi patroli udara. (RA)