Tiga Penyataan Penting Imam Khamenei Sikapi Kerusuhan Terbaru
Pada kesempatan yang berbahagia Idul Adha, Ayatollah Khamenei, Pemimpin Revolusi Islam, dalam pertemuan dengan ribuan orang dari berbagai lapisan masyarakat, merayakan gerakan bangsa pada hari bersejarah 12 Januari, menekankan: Bangsa Iran telah mematahkan tulang punggung pemberontakan, tetapi kita harus memahami sifat dan tujuan pemberontakan ini serta unsur-unsur yang "terlatih" dan "dipermainkan" di dalamnya dengan baik.
Ayatullah Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam dalam pertemuan dengan ribuan orang dari berbagai lapisan masyarakat Iran pada peringatan hari Bi'tsah menyinggung gerakan bangsa pada hari bersejarah 12 Januari, dengan menekankan, "Bangsa Iran telah mematahkan tulang punggung fitnah, tetapi kita harus memahami secara benar sifat dan tujuan fitnah ini serta unsur-unsur yang "terlatih" dan "dipermainkan" di dalamnya,".
Pemimpin Revolusi Islam: Fitnah baru-baru ini adalah fitnah yang disulut Amerika
Pemimpin Revolusi Islam menyebut kerusuhan baru-baru ini sebagai fitnah Amerika dan, dalam menjelaskan tujuan utama Amerika dalam berbagai konspirasi, dengan mengatakan, "Tujuan dan kebijakan berkelanjutan Amerika - dan bukan hanya presidennya saat ini - adalah untuk menghancurkan Iran dan memulihkan dominasi militer, politik, dan ekonominya atas negara Iran; karena negara dengan ukuran, populasi, fasilitas, dan kemajuan ilmiah dan teknologi seperti ini, dan itu pun di pusat geografis yang begitu sensitif, tidak dapat diterima oleh mereka."
Presiden AS adalah pelaku utama kerusuhan baru-baru ini
Ayatullah Khamenei menilai pernyataan Presiden AS, yang menyebut para perusuh dan pembunuh sebagai bangsa Iran, sebagai fitnah besar terhadap bangsa Iran, dan mengatakan,"Presiden AS secara terbuka mendorong para perusuh dan di balik layar, AS dan rezim Zionis memberi mereka bantuan. Oleh karena itu, kami menganggap Presiden AS sebagai penjahat, karena korban jiwa dan kerusakan maupun tudingan yang dilontarkannya terhadap bangsa Iran."
Imam Khamenei: Bangsa Iran telah mematahkan fitnah
Pemimpin Besar Revolusi Islam menekankan bahwa bangsa Iran telah mematahkan kekuatan fitnah dengan partisipasi jutaan rakyatnya pada tanggal 12 Januari, dan menjadikan hari ini sebagai hari bersejarah dalam momentum kehormatan mereka yang berhasil menangkal fitnah dengan meninju mulut para pengklaimnya dengan keras.
Rahbar menyebutkan bahwa upaya membesar-besarkan jumlah perusuh yang sedikit di media dan kantor berita internasional yang berafiliasi dengan Zionis dan,sebaliknya, penyangkalan atau penegasian sejumlah besar rakyat Iran pada tanggal 12 Januari sebagai akibat dari kebiasaan mereka. Realitas tidak berubah dengan tindakan-tindakan ini. Ayatullah Khamenei menekankan, "Realitas adalah apa yang dilihat bangsa ini dengan mata kepala sendiri di Teheran dan kota-kota lain."(PH)