Sardar Ibn Al-Reza: Kami Akan Menanggapi dengan Tegas
https://parstoday.ir/id/news/iran-i187970-sardar_ibn_al_reza_kami_akan_menanggapi_dengan_tegas
Pars Today - Penjabat Menteri Pertahanan Republik Islam Iran menekankan tanggapan tegas Iran dalam kerangka hak membela diri dalam percakapan telepon dengan Menteri Pertahanan Turki, Yashar Güler.
(last modified 2026-03-30T04:36:01+00:00 )
Mar 30, 2026 08:52 Asia/Jakarta
  • Menteri Pertahanan Turki, Yashar Güler dan Penjabat Menteri Pertahanan Iran
    Menteri Pertahanan Turki, Yashar Güler dan Penjabat Menteri Pertahanan Iran

Pars Today - Penjabat Menteri Pertahanan Republik Islam Iran menekankan tanggapan tegas Iran dalam kerangka hak membela diri dalam percakapan telepon dengan Menteri Pertahanan Turki, Yashar Güler.

Menurut laporan Pars Today, Sardar Sayid Majid Ibn Al-Reza, Penjabat Menteri Pertahanan Iran, dalam percakapan tersebut, menyinggung provokasi dan agresi rezim Zionis di kawasan dan menyebut tindakan Amerika Serikat dan rezim Zionis dalam dua tahap perang dan agresi terhadap Republik Islam Iran sebagai pelanggaran terhadap hukum dan norma internasional, dan menekankan tanggapan tegas Iran dalam kerangka hak membela diri.

Ia menegaskan, Republik Islam Iran, meskipun menyadari dan tidak mempercayai Amerika Serikat, telah berusaha untuk membuktikan niat baiknya dan menghormati negara-negara di kawasan dengan menyetujui negosiasi dan mencoba menjauhkan bayangan perang dari kawasan melalui alat diplomasi dan dialog, tetapi serangan militer Amerika Serikat dan rezim Zionis tidak meninggalkan pilihan lain bagi Republik Islam Iran selain membela diri.”

Sardar Ibn Al-Reza menyatakan bahwa perkembangan terkini menunjukkan bahwa yang penting bagi Amerika Serikat hanyalah rezim Zionis, dan menekankan, “Iran pasti akan melanjutkan dengan segenap kekuatannya untuk menghukum sepenuhnya para agresor, menciptakan pencegahan yang efektif, dan memastikan bahwa perang dan agresi tidak akan terulang.”

Menteri Pertahanan Turki, dalam percakapan tersebut, menyampaikan belasungkawa atas kesyahidan Pemimpin Revolusi, para komandan dan militer Iran, dan menyebut serangan terhadap Iran sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional.(sl)