Amir-Abdollahian: Mimpi Trump tentang al-Quds Tidak akan Terwujud
https://parstoday.ir/id/news/iran-i50533-amir_abdollahian_mimpi_trump_tentang_al_quds_tidak_akan_terwujud
Sekretarsi Jenderal Konferensi Internasional Dukungan kepada Palestina mengatakan, pernyataan dan upaya Presiden Amerika Serikat untuk mengubah al-Quds menjadi ibukota rezim Zionis Israel tidak akan terwujud.
(last modified 2026-04-16T09:59:01+00:00 )
Jan 27, 2018 13:33 Asia/Jakarta
  • Hossein Amir-Abdollahian, Sekjen Konferensi Internasional Dukungan kepada Palestina.
    Hossein Amir-Abdollahian, Sekjen Konferensi Internasional Dukungan kepada Palestina.

Sekretarsi Jenderal Konferensi Internasional Dukungan kepada Palestina mengatakan, pernyataan dan upaya Presiden Amerika Serikat untuk mengubah al-Quds menjadi ibukota rezim Zionis Israel tidak akan terwujud.

Hossein Amir-Abdollahian mengungkapkan hal itu dalam wawancara dengan wartawan IRIB pada hari Sabtu (27/1/2018) ketika menyinggung keputusan Donald Trump, Presiden AS yang mengumumkan al-Quds sebagai ibukota rezim Zionis.

Langkah sepihak Presiden AS terhadap al-Quds pada 6 Desember 2017 menuai gelombang kecaman dan protes luas dari masyarakat dunia Islam, Eropa dan bahkan dari kalangan internal Amerika Serikat sendiri.

"Karena takut dengan Muqawama (perlawanan), rezim Zionis berusaha untuk melindungi dan mempertahankan kelangsungan hidupnya dengan membangun pagar beton dan tembok-tembok tinggi di sekitar rezim palsu dan perampas ini," kata Amir-Abdollahian ketika menyebut Israel sebagai rezim palsu dan ilegal.

Ia menjelaskan, meskipun ada pelayanan dari kelompok teroris takfiri Daesh (ISIS) kepada rezim Zionis untuk melemahkan dan bahkan menghancurkan negara-negara Muslim, namun Israel pada hari ini dalam kondisi terlemahnya.

Donald Trump, Presiden AS.

Sekjen Konferensi Internasional Dukungan kepada Palestina lebih lanjut menyinggung dukungan AS dan Arab Saudi kepada Israel. Ia menegaskan, rezim Al Saud dan AS tidak akan mampu menyelamatkan rezim Zionis.

Amir-Abdollahian menuturkan, Muqawama (perlawanan) akan mewujudkan hak-hak rakyat tertindas Palestina dan tidak akan pernah membiarkan rezim penjajah Israel mempermainkan keamanan regional dan keamanan Iran. (RA)