Zarif: Iran Senantiasa Usulkan Dialog Regional
-
Zarif
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif Selasa (24/4) menekankan bahwa di dunia yang saling berhubungan saat ini, keamanan sebuah negara tidak akan dapat dijamin dengan mengorbankan pihak lain.
"Iran mengusulkan dialog regional untuk menyelesaikan kendala yang dihadapi perdamaian berkesinambungan," papar Zarif.
Menurut laporan IRNA, Zarif di konferensi Perdamaian Berkesinabungan yang digelar di Majelis Umum PBB menambahkan, jaminan perdamaian dan keamanan internasional serta mencegah ancaman terhadap perdamaian adalah tujuan utama PBB.
Menlu Iran seraya menjelaskan bahwa mencegah perang membutuhkan fokus pada sebab dan akar yang memicunya termasuk pendudukan, intervesi asing dan radikalisme menjelaskan, maraknya ilusi hegemonik dan upaya untuk meraih keamanan dengan mengorbankan pihak lain melalui monopoli dan pembentukan blok telah memicu eskalasi tensi serta konfrontasi dan perlombaan senjata yang merusak.
"Republik Islam Iran meyakini bahwa pendekatan saat ini sejumlah negara yang bertumpu pada permainan zero-sum yang mendorong upaya untuk meraih hegemoni, monopoli dan pengucilan di kawasan Timur Tengah selama empat dekade lalu merupakan faktor utama perang langsung dan tak langsung. Pendekatan seperti ini harus diubah," tegas Zarif.
Menlu Iran seraya menekankan bahwa Republik Islam menghendaki kawasan yang kuat dan keamanan yang terintegrasi menambahkan, Iran meminta seluruh negara bergabung dengan Tehran untuk memajukan tujuan ini, karena perubahan pendekatan iin membutuhkan penerimaan dan penghormatan terhadap prinsip-prinsip kolektif yang dibarengi langkah seperti rasa saling percaya.
Zarif mengingatkan, Republik Islam Iran mengusulkan pembentukan forum dialog regional di Teluk Persia untuk mensukseskan tujuan ini. (MF)