Trump Sebut Cina dan Eropa Sangat Manja
-
Presiden Donald Trump dan Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg di Gedung Putih.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dalam sebuah komentar yang kasar menyebut Cina dan Uni Eropa sangat manja.
Dalam pertemuan dengan Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg di Washington, Kamis (17/5/2018), Trump mengklaim bahwa penarikan AS dari kesepakatan nuklir Iran telah membantu terciptanya stabilitas di Suriah.
Trump juga menanggapi pernyataan para pejabat Eropa yang disampaikan dalam beberapa hari ini.
Sebelum ini, Ketua Dewan Eropa, Donald Tusk mengkritik keputusan Trump keluar dari kesepakatan nuklir Iran dan mengatakan, "Dengan memiliki teman-teman seperti ini, kita tidak lagi membutuhkan musuh. Berkat dia, kami telah menyingkirkan ilusi."
Trump dalam pertemuan dengan sekjen NATO di Gedung Putih, mengatakan bahwa Uni Eropa sudah sangat manja. Menurutnya, Eropa telah bertindak menakutkan dalam urusan perdagangan dengan AS.
"Mereka bersikap buruk dengan pekerja Amerika. Saya akan mengubah proses ini," ujarnya.
Presiden AS juga meragukan kesuksesan negosiasi perdagangan dengan Cina.
"Apakah itu akan berhasil? Saya cenderung meragukannya. Alasan saya meragukannya adalah karena Cina sudah sangat manja. Uni Eropa sudah sangat manja. Negara-negara lain menjadi sangat manja, karena mereka selalu mendapat 100 persen dari apapun yang mereka inginkan dari AS," katanya.
"Tapi kita tidak bisa membiarkan itu terjadi lagi," tegas Trump.
Delegasi Cina sedang berada di Washington untuk melakukan pembicaraan dengan pemerintahan Trump. Gedung Putih mengatakan Cina dan AS sepakat untuk melanjutkan pertemuan pada Jumat ini. (RM)