Abdollahian: Muqawama dalam Posisi Unggul Meski Ditekan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i64329-abdollahian_muqawama_dalam_posisi_unggul_meski_ditekan
Asisten khusus ketua parlemen Republik Islam Iran, Hossein Amir Abdollahian seraya mengisyaratkan kekalahan rezim Zionis Israel dari bangsa Palestina mengatakan, muqawama meski ditekan dari segala penjuru, tapi tetap dalam posisi terbaik.
(last modified 2026-04-13T11:36:12+00:00 )
Nov 18, 2018 11:46 Asia/Jakarta
  • Hosseon Amir Abdollahian
    Hosseon Amir Abdollahian

Asisten khusus ketua parlemen Republik Islam Iran, Hossein Amir Abdollahian seraya mengisyaratkan kekalahan rezim Zionis Israel dari bangsa Palestina mengatakan, muqawama meski ditekan dari segala penjuru, tapi tetap dalam posisi terbaik.

Amir Abdollahian Sabtu sore (17/11) dalam wawancaranya dengan Kanal 1 Televisi Iran menjelaskan bahwa AS berencana meneror para pemimpin muqawama. "Pasukan muqawama di Palestina berhasil menggagalkan konspirasi AS-Zionis kurang dari 24 jam dengan menembakkan ratusan roket dan rudal ke bumi pendudukan," paparnya.

 

Seraya menekankan bahwa Zionis menyadari meski memiliki ratusan hulu ledak nuklir, namun mereka masih sangat rentang, Amir Abdollahian menjelaskan, rezim Zionis Israel tidak mampu bertahan menghadapi kubu muqawama Palestina di kondisi terburuk.

 

Seraya menyinggung normalisasi hubungan Israel dengan sejumlah negara Arab, Amir Abdollahian mengungkapkan, Israel ingin menekan kubu muqawama Palestina dengan menunjukkan hubungan normalnya dengan negara-negara Arab, hubungan ekonomi dengan negara tersebut, mengumumkan al-Quds sebagai ibukota mereka, mengubah konsulat AS di Quds barat sebagai kedubes.

 

Israel pada 11-13 November menyerang Gaza dari udara dan darat. Serangan brutal ini sedikitnya menggugurkan 14 warga Palestina dan melukai lebih dari 30 lainnya.

 

Di sisi lain pejuang Palestina membalas serangan brutal ini dengan menembakkan lebih dari 500 rudal dan roket ke arah distrik Zionis di wilayah perbatasan dengan Gaza.

 

Sistem anti udara Israel "Iron Dome" dilaporkan gagal menghadapi serangan roket tersebut dan hanya mampu menjatuhkan 100 roket dari 500 roket yang ditembakkan pejuang Palestina. (MF)