Penampakan Bagian Dalam Tanker Stena Impero
https://parstoday.ir/id/news/iran-i72117-penampakan_bagian_dalam_tanker_stena_impero
Humas Angkatan Laut Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Jumat malam, 19 Juli 2019 mengkonfirmasi penahanan sebuah kapal tanker minyak Inggris di Selat Hormuz, selatan Iran Republik Islam Iran karena tidak mematuhi hukum pelayaran internasional.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Jul 22, 2019 19:00 Asia/Jakarta

Humas Angkatan Laut Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Jumat malam, 19 Juli 2019 mengkonfirmasi penahanan sebuah kapal tanker minyak Inggris di Selat Hormuz, selatan Iran Republik Islam Iran karena tidak mematuhi hukum pelayaran internasional.

Dirjen Organisasi Pelabuhan dan Pelayaran Provinsi Hormozgan, selatan Republik Islam Iran Iran Allah-Morad Afifi-pour mengatakan, kapal tanker Inggris, Stena Impero di jalur pelayarannya menabrak kapal nelayan di Selat Hormuz dan setelah insiden ini perlu dilakukan penyidikan atas kasus ini.

Afifi-Pour pada Sabtu (20/7/2019) menjelaskan, setelah tabrakan, awak kapal korban langsung menghubungi kapal Inggris, namun awak kapal itu tidak menjawab komunikasi kapal nelayan, dan justru mengubah jalurnya, di mana perubahan jalur ini bertentangan dengan hukum internasional dan bisa saja akan menyebabkan kecelakaan lainnya.

Dia menambahkan, melihat gelagat tersebut, kami menghubungi pasukan patroli di di kawasan tersebut untuk menggiring kapal Inggris itu ke pelabuhan Bandar Abbas untuk keperluan penyelidikan, di mana atas perintah pengadilan, kapal ini ditahan.

"Ada 23 awak kapal yang berasal dari berbagai negara termasuk India, Rusia, Filipina dan Lithuania. Saat ini mereka berada di dalam kapal tersebut," ujarnya.

Kapal ini, lanjut Afifi-Pour, sedang menuju ke Arab Saudi dan dalam kondisi kosong. Kapal akan dibawa ke tempat yang aman dengan tetap berkoordinasi dengan kapten kapal untuk keperluan penyelidikan.

"Tempat menyandar kapal ini aman, dan setelah penyelidikan, kami akan mengambil langkah-langkah berdasarkan hukum internasional," pungkasnya.

Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt segera menanggapi insiden tersebut dan mengatakan, kami akan menggunakan semua kapasitas diplomatik untuk menyelesaikan penahanan kapal Stena Impero.

Dia juga menyinggung penahanan kapal tanker Iran di Gibraltar dan mengatakan bahwa Inggris sedang mencari solusi atas masalah ini.

Polisi dan agen bea cukai wilayah Gibraltar dibantu oleh pasukan Marinir Inggris telah membajak kapal tanker Iran di Selat Gibraltar pada 4 Juli 2019. (RA)