Iran dan Kubu Perlawanan Amati Gerak-gerik Israel
-
Ali Shamkhani.
Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran, mengatakan Hizbullah Lebanon telah mematahkan mitos tentara rezim Zionis yang tak terkalahkan dalam perang 33 hari.
Ali Shamkhani menyampaikan hal itu, Kamis (8/8/2019) menjelang peringatan hari kemenangan Hizbullah Lebanon dalam perang tersebut.
Shamkhani dalam sebuah pesan kepada Sekjen Hizbullah, Sayid Hassan Nasrallah, menuturkan hari ini Hizbullah bersama front perlawanan lainnya telah berhasil menyelamatkan dunia dari bahaya terorisme takfiri berkat pengorbanan para syuhada.
"Rezim Zionis harus tahu bahwa front perlawanan mengamati dengan jeli atas kejahatan dan perang yang dikobarkannya. Kubu perlawanan akan membuat mereka kalah di berbagai medan," tegasnya.
Shamkhani memuji kejujuran, keberanian dan kearifan Hassan Nasrallah serta kontribusinya dalam menciptakan persatuan nasional di Lebanon dan keamanan di perbatasan negara itu.
"Seperti yang diucapkan oleh Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, rezim Zionis akan musnah dalam 25 tahun mendatang dan kita akan segera menyaksikan pembebasan Palestina," ungkapnya.
Perang 33 hari antara tentara Zionis dan pejuang Hizbullah Lebanon pecah pada Juli 2006 dan berakhir pada 14 Agustus tahun yang sama. Hizbullah meraih kemenangan dalam konfrontasi ini, sementara Israel menderita banyak kerugian jiwa dan materi. (RM)