Rouhani Kembali di Tehran
-
Presiden RII Hassan Rouhani
Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani Selasa (17/09) tiba di Tehran usai menghadiri sidang segitiga kelima pemimpin Iran, Rusia dan Turki di Ankara.
Rouhani Ahad sore bersama rombongan tinggi politik dan ekonomi tiba di Ankara. Selain hadir dan memberi orasi di pertemuan segitiga kelima pemimpin Iran, Rusia dan Turki di Ankara yang digelar sebagai kelanjutan lobi tiga negara penjamin dialog Astana untuk menyelesaikan krisis Suriah, Rouhani juga melakukan pertemuan terpisah dengan sejawatnya dari Rusia dan Turki.
Rouhani Senin (16/09) sore juga hadir dalam jumpa pers bersama presiden Rusia dan Turki.
Di jumpa pers bersama ini Rouhani menilai sangat berbahaya tujuan Amerika hadir dan mengintervensi urusan internal Suriah yang dilakukan Washington tanpa undangan dari pemerintah resmi Damaskus. Lebih lanjut Rouhani menyebut langkah Amerika ini untuk membantu para teroris.
Seraya menjelaskan bahwa AS ingin memecah belah Suriah dan hal ini tidak didapat diterima oleh negara manapun termasuk negara kawasan seperti Iran, Rusia dan Turki, Rouhani menambahkan, niat buruk AS semakin terkuak ketika sebagian wilayah Suriah yakni Dataran Tinggi Golan diberikan kepada agresor.
Presiden Iran menekankan bahwa semua pihak harus menghormati kedaulatan nasional dan integritas Suriah. "Perang kontra terorisme di Suriah harus tetap dilanjutkan," tegas Rouhani. (MF)