Zarif Tekankan Diakhirinya Serangan Turki ke utara Suriah
-
Menlu Iran Mohammad Javad Zarif
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif menekankan urgensitas diakhirinya invasi militer Turki ke utara Suriah.
IRNA melaporkan, Mohammad Javad Zarif Selasa (15/10/2019) di akun twitternya terkait invasi ke utara Suriah menulis, serangan ke negara ini harus segera diakhiri, perjanjian Adana menjadi landasan dan prinsip mendasar hukum internasional kemanusiaan harus dijaga.
Turki dan Suriah tahun 1998, seiring dengan eskalasi aktivitas politik, militer dan pengorganisiran Partai Buruh Kurdistan Turki (PKK) di utara Suriah, menandatangani perjanjian Adana untuk menggalang kerja sama di bidang perang kontra terorisme.
Menlu Iran seraya menekankan berbagai kekhawatiran dalam koridor perjanjian Adana menambahkan, harus dibedakan antara warga sipil dan tentara.
Invasi militer Turki ke utara Suriah dimulai sejak Rabu (09/10/2019) dan dengan dalih melawan terorisme dan membersihkan kawasan perbatasan Suriah-Turki dari kehadiran milisi Kurdi yang dinilai Ankara sebagai teroris. Invasi ini terus berlajut.
Serangan Turki ke berbagai wilayah utara Suriah termasuk Raqqa dan Hasakah menuai kecaman luas di tingkat internasional dan regional. (MF)