Menlu Iran: AS Harus Dengarkan Suara Demonstran
-
Mohammad Javad Zarif
Menteri Luar Negeri Iran menilai penumpasan aksi unjuk rasa warga Amerika Serikat, dan pembatasan media harus segera dihentikan. Menurutnya, suara pada demonstran di Amerika harus didengar.
IRNA (30/5/2020) melaporkan, Mohammad Javad Zarif menyesalkan pembunuhan terhadap warga kulit hitam Amerika, dan di akun Twitternya ia menulis, Republik Islam Iran mengutuk diskriminasi ras mematikan yang terjadi di Amerika, dan mendesak pemerintah Washington untuk menegakkan keadilan dalam aksi pembunuhan semacam ini.
Pasca pembunuhan George Floyd oleh polisi kulit putih Amerika, warga kota Minneapolis, Selasa (26/5) turun ke jalan memprotes pembunuhan tersebut, dan membakar kantor polisi kota itu.
Stasiun televisi CNN, Kamis (28/5) malam mengabarkan berlanjutnya unjuk rasa, dan sedikitnya dua warga Amerika lain tewas dalam protes tersebut. (HS)