Launching Perangkat Deteksi Cepat Corona di Iran
Para peneliti di Universitas Tehran berhasil membuat perangkat yang dapat mendeteksi pasien COVID-19 dengan sampel dahak pasien.
"Pada pasien Corona, meski gejala penyakit belum teridentifikasi, jumlah spesies oksigen reaktif dalam dahak pasien berubah, sensor ini dapat menggunakan indikator tersebut untuk mendeteksi adanya penyakit" kata Mohammad Abdolahad, peneliti di Laboratorium Perangkat Nanobioelektronik Fakultas Teknik Elektro dan Komputer, Universitas Tehran.
Mengenai perkembangan teknologi ini dan komersialisasinya, ia mengatakan, "Proyek ini dalam tahap komersialisasi dan telah mencapai produksi massal. Sejauh ini, teknologi ini telah diujicobakan pada lebih dari 600 pasien di beberapa rumah sakit di Teeran dan telah didapatkan hasil yang positif."
Peneliti Iran juga mengatakan bahwa alat ini tidak hanya dapat digunakan untuk mendiagnosis virus COVID-19, tetapi juga untuk mendiagnosis penyakit paru-paru.